Sambut Momen Natal dan Tahun Baru 2022, Begini Persiapan Tol Trans Jawa

Luthfi Anshori - detikOto
Rabu, 08 Des 2021 15:38 WIB
Sambut momen Natal dan Tahun Baru 2022, begini persiapan tol Trans Jawa yang dikelola ASTRA Infra
Foto: Dok. ASTRA Infra. Sambut momen Natal dan Tahun Baru 2022, begini persiapan tol Trans Jawa yang dikelola ASTRA Infra.
Jakarta -

Pemerintah memutuskan tidak menerapkan PPKM Level 3 secara nasional dan tidak melakukan penyekatan selama periode Natal dan Tahun Baru 2022. Sehubungan hal itu, ASTRA Infra sebagai salah satu pengelola jalan tol sepanjang 357,5 km di ruas Metro dan Trans Jawa telah menyiapkan sejumlah pelayanan untuk mendukung mobilitas masyarakat pengguna jalan tol di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).

Pada acara Virtual Media Gathering (8/12), ASTRA Infra berbagi informasi tentang kesiapan layanan NATARU (Natal dan Tahun Baru) SETUJU (Selamat Sampai Tujuan) di tengah kebijakan pemerintah mencegah penyebaran Covid-19.

"ASTRA Infra tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dan terus meningkatkan kontribusinya untuk kemajuan infrastruktur di Indonesia," buka Group CEO, Djap Tet Fa dalam acara tersebut.

Tet Fa juga menjelaskan beberapa pencapaian ASTRA Infra di tahun 2021, yang meliputi peningkatan kepemilikan saham PT Marga Lingkar Jakarta yang merupakan BUJT Ruas Tol JORR I W2N (Kebon Jeruk-Ulujami) sebesar 14%. Penyelesaian pembangunan Jalan Tol Akses Bandar Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada September 2021.

Sementara Konstruksi Jembatan Ciujung terus berprogres hingga 65% pada akhir 2021. Performa trafik jalan tol yang tentunya menerima dampak dari diberlakukannya PPKM Darurat 2021 disebut menunjukan pertumbuhannya yang semakin baik. ASTRA Infra Solutions (AIS), pengembangan unit bisnis dari ASTRA Infra yang bergerak di bidang jasa layanan menyeluruh dan terintegrasi yang mendukung operasional jalan tol juga melebarkan sayapnya. Selain melayani internal ASTRA Infra Group, tahun ini AIS menambah 2 klien eksternal yaitu Jakarta Tollroad Development (JTD) dan Wika Serang-Panimbang.

"Menjelang momen akhir tahun, ASTRA Infra melalui 7 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yaitu Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan, Jombang-Mojokerto, Semarang-Solo, Surabaya-Mojokerto, Kunciran-Serpong dan Kebon Jeruk-Ulujami telah melakukan persiapan yang menyeluruh untuk melayani pengguna jalan tol," kata CEO Toll Road Business Group, Kris Ade Sudiyono, pada kesempatan yang sama.

Seiring kebijakan PPKM di tengah momen Nataru, "ASTRA Infra tetap siap siaga melayani melalui kampanye Nataru Setuju, suatu pengalaman perjalanan di jalan tol ASTRA Infra di momen Natal dan Tahun Baru dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan berkendara agar selamat sampai tujuan," lanjut Kris.

Sekilas Mengenai Kampanye NATARU SETUJU

Optimalisasi layanan operasional maupun infrastruktur telah disiapkan untuk mendukung keselamatan berkendara di jalan tol ASTRA Infra. "Pada Nataru tahun ini, kami telah menyiapkan petugas khusus atau Satuan Tugas (Satgas) Nataru yang berjumlah lebih dari 1.000 personil yang terdiri dari petugas Sentra Informasi & Komunikasi, Patroli, Derek, Medis, Rescue, Patroli Jalan Raya (PJR), pemeliharaan jalan tol, hingga keamanan," jelas Kris.

ASTRA Infra juga menjamin bahwa setiap ruas jalan tol yang dikelola dalam kondisi baik dan bebas dari perambuan maupun pekerjaan peningkatan jalan. Sebanyak total 179 unit Warning Light dan 552 Closed-Circuit Television (CCTV) di jalan tol ASTRA Infra pun terdata berfungsi dengan baik.
Sedangkan untuk layanan keamanan dan kenyamanan telah disiapkan total 34 armada PJR, 47 armada derek, 9 kendaraan rescue dan 18 ambulans.

Sementara bagi pengguna jalan tol yang memerlukan informasi maupun bantuan saat di jalan tol, ASTRA Infra juga memastikan bahwa petugas call center selalu siaga 24 jam. Oiya, selama periode Nataru, ASTRA Infra juga mengatakan akan memastikan penerapan protokol pencegahan dan penanganan COVID-19 yang ketat termasuk Satgas Nataru yang telah mendapatkan vaksin COVID-19.

Fasilitas mitigasi Covid-19 di Rest Area dipastikan tersedia. Setiap pengunjung akan dilakukan pengecekan suhu tubuh serta diwajibkan mengakses aplikasi Peduli Lindungi sebagai upaya tracking Covid-19. Himbauan untuk menjalankan protokol kesehatan 5M juga terus disosialisasikan.

Sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui kontak fisik pada layanan transaksi, ASTRA Infra mengoptimalkan dan menambah Gerbang Tol Otomatis (GTO) dan Mobile Reader. Inovasi digital struk juga tersedia bagi pengguna jalan tol Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan dan Jombang-Mojokerto. ASTRA Infra bekerjasama dengan pemangku kepentingan yang terkait penerapan kebijakan pemerintah saat Nataru di jalan tol.

"ASTRA Infra senantiasa mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah terpasang. Batas kecepatan maksimal di dalam tol 100 km/jam dan batas kecepatan minimum 60 km/jam. Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat kondisi hujan dengan batas kecepatan maksimal 70 km/jam. Periksa kendaraan sebelum digunakan, jaga tubuh tetap fit dan tidak dalam keadaan mengantuk atau lelah ketika berkendara. Beristirahat di Rest Area saat merasa lelah atau mengantuk. Selalu aman berkendara agar tercipta kondisi lalu lintas yang lancar, aman dan nyaman. Selamat Sampai Tujuan."

(lua/rgr)