Penjelasan Polisi Soal Motor Dilarang Lewat JLNT Casablanca tapi Sepeda Boleh

Tim detikcom - detikOto
Sabtu, 05 Jun 2021 08:34 WIB
JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang diuji coba sebagai lintasan road bike mulai hari ini. Sejumlah pesepeda pun ramai-ramai datang untuk bersepeda di jalur tersebut
Pesepeda di JLNT Casablanca. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menyediakan fasilitas untuk sepeda road bike khususnya di akhir pekan. Pesepeda bisa melintas di jalan layang non-tol (JLNT) Casablanca.

Namun, penyediaan fasilitas sepeda road bike di JLNT Casablanca ini menuai kontroversi. Sebabnya, pada hari biasanya sepeda motor saja dilarang lewat JLNT Casablanca dengan alasan angin kencang yang berisiko mengganggu keseimbangan. Tapi kok sepeda boleh melintas JLNT Casablanca?

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menjelaskan alasannya. Menurut Sambodo, sepeda motor dilarang lewat JLNT Casablanca karena ada campuran lalu lintas dengan kendaraan roda empat. Sehingga risikonya lebih besar selain berkaitan dengan kondisi angin.

"Karena mix traffic. Memang angin juga, tapi kalau angin terus di situ ada motor, mobil, jalannya sempit. Sama kayak misalnya Jalan Layang Pesing, kan motor nggak boleh naik. Kenapa? Karena jalannya kecil dan dia mix traffic," kata Sambodo dikutip NTMC Polri.

Karenanya, menurut Sambodo akan berbahaya jika pengendara sepeda motor melewati JLNT Casablanca setiap hari bersama dengan pengendara lain seperti mobil.

Lebih lanjut Sambodo menjelaskan, hal itu berbeda dengan sepeda road bike yang melintasi JLNT Casablanca pada hari khusus. Sepeda bisa melintasi JLNT Casablanca tanpa bercampur dengan kendaraan lain.

"Kalau sepeda kan dia tidak mix traffic dia dedicated hanya untuk sepeda. Kecuali kalau ada sepeda, motor, mobil ya rawan. Kalau cross wind iya, tapi kalau saya lebih melihat dari mix traffic-nya itu yang kita hindari," katanya.

Sebelumnya diberitakan, JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang resmi menjadi jalur khusus pesepeda road bike saat weekend. Hal ini berdasarkan hasil rapat Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

"Hasil rapat sementara Lintasan Jalan Non Tol Kokas yang Karet itu menjadi lintasan permanen road bike setiap Sabtu Minggu saja," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, di kantor Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (31/5/2021).

Riza mengatakan ada jam operasional JLNT tersebut yang dikhususkan untuk pesepeda road bike. Jam operasional tersebut mulai dari pukul 05.00 hingga 08.00 WIB.

"Jadi yang di Kokas sampai ke Karet KH Mansyur jam 05.00-08.00 pagi khusus hari Sabtu-Minggu," ujar Riza.



Simak Video "Kenapa Road Bike Sepedaan di Jalan Raya?"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)