Penyekatan Berlapis-lapis, Polisi Tak Khawatir Ada Pemudik Lolos

team DetikOto - detikOto
Jumat, 07 Mei 2021 19:48 WIB
Pemerintah melarang mudik 2021 mulai hari ini. Titik penyekatan disiapkan untuk menjaring pemudik. Seperti apa suasananya?
Ilustrasi pemeriksaan di titik penyekatan Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Bagi orang yang nekat untuk tetap melakukan mudik alias balik ke kampung halaman ada baiknya diurungkan deh. Soalnya pihak berwajib Kepolisian Republik Indonesia pastikan akan terus melakukan evaluasi dan memperketat titik penyekatan, berdasarkan larangan mudik yang diterapkan pemerintah selama 6-17 Mei 2021.

Seperti yang disampaikan Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Akmal, pihaknya terus mempelajari dan mengevaluasi pengawasan di titik-titik check point yang diberlakukan, terutama di jalan tol. Akmal menyampaikan bahwa jumlah kendaraan di hari pertama yang dikeluarkan dari jalan tol cenderung lebih banyak dibandingkan dengan di hari kedua yang mulai mengalami penurunan.

"Kami terus meningkatkan pengawasan khususnya untuk kendaraan-kendaraan truk yang terindikasi mudik, misalnya dengan mencirikan kendaraan truk yang beralaskan terpal. Kendaraan ini yang kemudian kita buka, seperti di hari pertama, kami menemukan truk yang berisi penumpang di dalam bak. Jika terjadi seperti ini, maka kami memberlakukan sanksi seperti tilang karena tidak sesuai dengan fungsinya dan mengantar penumpangnya ke terminal terdekat," jelas Akmal.

Pemerintah melarang mudik 2021 mulai hari ini. Titik penyekatan disiapkan untuk menjaring pemudik. Seperti apa suasananya?Ilustrasi Pemerintah melarang mudik 2021 mulai hari ini. Titik penyekatan disiapkan untuk menjaring pemudik. Seperti apa suasananya? Foto: Andhika Prasetia

Akmal juga menyampaikan pihaknya terus melakukan evaluasi teknis pelaksanaan penyekatan di check point pengendalian transportasi. Misalnya, jelang check point baik di Cikarang Barat maupun di Karawang Barat, ada saat-saatnya dari pihak Kepolisian meloloskan beberapa kendaraan untuk mengurangi kepadatan yang dialami pengguna jalan, namun hal ini tidak mengurangi kewaspadaan Kepolisian kepada kendaraan kecil, termasuk tetap mengeluarkan kendaraan kecil yang terindikasi mudik.

"Banyak sekali sekat-sekat antar Provinsi, bahkan masuk Kota/Kabupaten pun ada, jadi kecil kemungkinan untuk lolos. Mungkin bisa saja di titik Cikarang Barat Km 31 ini lolos ya, namun di titik pemeriksaan berikutnya juga akan dikeluarkan. Untuk menghindari COVID-19, lebih baik kita semua di rumah saja, tunda untuk mudik sampai benar-benar pandemi ini berakhir," katanya.

Lebih mengejutkan saat ini terdata dari 2 titik penyekatan mudik diantaranya GT. Cikupa dan GT Cikarang Barat, di hari pertama pemberlakuan ada sekitar 1.456 kendaraan yang diminta putar balik. Sebanyak 828 kendaraan diminta putar balik dari GT Cikupa dan sebanyak 628 kendaraan dari GT Cikarang Barat. Jika diperinci kembali diantaranya 1.224 merupakan kendaraan pribadi dan sebanyak 232 kendaraan umum.



Simak Video "Tiba di Pelabuhan Nusantara Parepare, Ratusan Perantau Curi Start Mudik"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)