Polres Sleman Jaring 1 Travel Gelap, Mobil Langsung Masuk 'Kandang'

Jauh Hari Wawan S - detikOto
Selasa, 04 Mei 2021 18:32 WIB
Polres bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali melakukan penyekatan terhadap pemudik yang pulang lebih awal di exit tol Mojosongo, Boyolali.
Ilustrasi Foto: Ragil Ajiyanto
Sleman -

Pemerintah segera menerapkan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021 diseluruh daerah di Indonesia. Namun hal tersebut, membuat beberapa oknum nakal mengambil kesempatan untuk menjadikan kendaraan pribadinya untuk dijadikan travel gelap.

Seperti kejadian yang terjadi di Sleman DIY, Satlantas Polres Sleman berhasil mengamankan satu kendaraan yang digunakan sebagai travel gelap. Wal hasil pengendara tersebut mendapat surat cinta yakni tilang dan harus merelakan kendaraannya disita.

Seperti yang disampaikan Kasat Lantas Polres Sleman AKP Anang Tri Nuvian, penilangan dan penyitaan itu dilakukan saat kegiatan pengetatan kendaraan di Prambanan.

"Ada satu kendaraan (travel gelap) kami tilang kemarin di Prambanan," kata Anang saat dihubungi wartawan, Selasa (4/5/2021).

Dijelaskan Anang, kendaraan yang digunakan untuk travel gelap yakni Toyota Avanza. Saat ditindak di dalam mobil kedapatan membawa 5 orang penumpang.

"Ada 5 orang, saat ditanya tujuannya mudik ke Yogya," ujarnya.

Dijelaskan Anang, kendaraan yang bisa mengangkut penumpang adalah yang memiliki izin trayek. Sementara untuk travel gelap tidak. "Travel gelap kan pelanggarannya tidak boleh mengangkut penumpang. Dia pelat hitam untuk mengangkut penumpang umum itu pelanggarannya. Harusnya yang punya izin trayek (pelat kuning)," jelasnya.

Selain melakukan penilangan, kendaraan yang digunakan sebagai travel gelap disita oleh polisi. Pemilik kendaraan baru bisa mengambil mobilnya usai Lebaran. "Mobilnya sesuai perintah disita. Diambil setelah Lebaran," tegasnya.

Sementara untuk penumpang, mereka diminta untuk swab antigen. Baru kemudian diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Sebab, selama masa pengetatan sebelum tanggal 6 Mei, masyarakat masih bisa melintas.

"Penumpangnya suruh cari surat rapid tes antigen. Kalau selama pengetatan kan yang penting bawa surat antigen itu boleh melintas," pungkasnya.



Simak Video "Dilema Korlantas soal Boleh atau Tidaknya Mudik Sebelum 6 Mei"
[Gambas:Video 20detik]
(sip/lth)