Selasa, 01 Sep 2020 16:36 WIB

Pertamina Punya Program Tukar Sampah dengan Oli, Mau?

M Luthfi Andika - detikOto
Ganti oli Pertamina Enduro oli pelumas Foto: detik.com
Jakarta -

Jika detikers yang punya sampah kering mending jangan dibuang di sembarang tempat deh. PT Pertamina Lubricants menggelar Program Corporate Social Responsibility (CSR) menarik: tukar sampah dengan oli.

Memang program ini baru diselenggarakan di Gresik, Jawa Timur melalui salah satu pabrik Production Unit Gresik (PUG) PT Pertamina Lubricants. Demikian informasi dalam rilis yang yang diterima detikOto.

Tukar Oli Dengan Sampah adalah program CSR terkait kepedulian lingkungan yang mengajak masyarakat untuk menukar sampah kering baik dari kardus bekas, kertas bekas, kaleng kosong, dan botol plastik. Setelah terkumpul dalam berat tertentu, penukar akan mendapat poin yang nantinya dapat dipakai untuk menebus Pelumas Pertamina.

"Kami terus berkomitmen menjaga lingkungan di mana kami beroperasi termasuk pengendalian sampah. Dengan sinergi dan pembinaan perusahaan bersama Karang Taruna RW 07 Kelurahan Sidokumpul dan Kedai Kopi Sampah, kami berharap dengan adanya program Tukar Oli dengan Sampah ini, masyarakat bisa lebih termotivasi untuk menjaga dan mencintai lingkungan dengan membantu mengendalikan sampah di sekitar mereka," ungkap SpV HSSE Production Unit Gresik PT Pertamina Lubricants, Ifan Sri Widodo.

Untuk 1 kg sampah kering akan dikonversi menjadi 1 poin. Poin terendah yang dapat ditukar yakni 15 poin untuk 1 oli Enduro Gear. Sedangkan masyarakat harus mengumpulkan 34 poin untuk penukaran dengan Enduro Matic G 0.8 L, 40 poin untuk Enduro Matic 0.8 L, 37 poin untuk Enduro 4T 0.8L dan 49 poin untuk Enduro Racing dan 71 poin untuk Pelumas mobil yakni Fastron Techno 1L.

Tukar sampah dapat oli dari Pertamina lubricantsTukar sampah dapat oli dari Pertamina lubricants Foto: dok. Pertamina Lubricants

Menariknya, program tukar sampah dengan oli ini dimudahkan dengan menggunakan aplikasi khusus. Bagaimana penggunaannya?

"Masyarakat tidak perlu membawa banyak sampah sekaligus, karena pengumpulan poin akan berbasis digital melalui aplikasi di Kedai Kopi Sampah sehingga memberikan kemudahan menabung sampah, Konsumen akan otomatis mendapatkan user id. Tujuan utama adalah untuk mengedukasi masyarakat untuk mengendalikan sampah dan mengurangi timbunan sampah ke TPS melalui penabungan sampah hingga penukaran menjadi Pelumas," ungkap Ketua Karang Taruna RW 07 Kelurahan Sidokumpul Imam Wahyu.

Peluncuran program ini ditandai dengan penukaran sampah kering dengan pelumas Pertamina oleh Ketua Karang Taruna RW 07 Kelurahan Sidokumpul Imam Wahyu kepada SpV HSSE Production Unit Gresik PT Pertamina Lubricants Ifan Sri Widodo.

Peluncuran program ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Gresik Ir. Achmad Washil M.T, PKP Bidang Rumah Swadaya Hari Prasetijo S.Sos., M.M., Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik Drs. Umaya, Lurah Sidokumpul Sulaiman Rasyid, dan kader lingkungan RW 7 kelurahan Sidokumpul.

Wah kapan akan merambah ke daerah lainnya nih?



Simak Video "Dirut Pertamina Temui Pimpinan KPK, Bahas Pencegahan Korupsi"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com