Virus Corona Bisa Hilang di Halte Bus Ini

Rizki Pratama - detikOto
Senin, 17 Agu 2020 11:47 WIB
Halte bus pembasmi COVID-19
Smart Shelter di Korea Selatan. Foto: autoevolution
Jakarta -

Pemerintah Kota Seoul, Korea Selatan telah menciptakan konsep halte bus baru yang membantu membunuh virus Corona. Di saat bersamaan, halte bus itu tetap bisa digunakan bersama-sama oleh masyarakat.

Halte bus ini dinamai Smart Shelter yang dipersenjatai fitur berteknologi tinggi untuk mematikan virus Corona dan juga tentu tetap nyaman untuk menunggu bus.

Di dalam Smart Shelter ada AC dan alat sterilisasi sinar ultraviolet yang dipasang khusus untuk membersihkan udara di dalam. Hand sanitizer jelas menjadi barang wajib pula di sini lengkap dengan fasilitas tunggu biasa seperti socket pengisi daya untuk gawai hingga koneksi internet nirkabel gratis.

Tidak semua orang bisa keluar masuk halte ini untuk menunggu bus. Sebelum masuk ada kamera pencitraan termal yang di pasang di depan. Kamera ini akan mendeteksi suhu tubuh setiap calon penumpang. Jika suhu tubuh lebih tinggi dari 37,5 derajat celcius maka ia diduga mengalami gejala positif Corona dan tidak boleh masuk.

Ada banyak teknologi baru lagi yang dipasang di Smart Shelter. Ada panel layar informasi baru untuk jadwa bus, kamera pengintai untuk mengawasi situasi di dalam serta panel surya di atapnya untuk menyerap dan menyalurkan energi ke semua fitur-fitur yang sudah disebutkan tadi.

Hingga saat ini Seoul sudah mendirikan 10 Smart Shelter di berbagai titik. Pemerintah dari kota lainnya juga tampak berminat mengadaptasi ide halte ini. Smart Shelter belum memungkinkan diproduksi dalam skala besar oleh satu produsen saat ini karena teknologinya masih dalam tahap awal.

Satu unit halte bus cerdas dengan teknologi lengkap memiliki nilia lebih dari USD 84.000 atau sekitar Rp 1,2 miliar. Biaya ini dapat ditekan apabila lebih banyak perusahaan terlibat dalam penelitian dan pengembangan. Implementasi pertama dari Smart Shelter ini sebagian besar merupakan pekerjaan LG Electronics.



Simak Video "Pecah Rekor! Korea Selatan Catat 1.054 Kasus Baru Sehari"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)