Sabtu, 15 Agu 2020 19:22 WIB

Wuhan Gelar Pameran Otomotif Terbesar Usai Dihajar Corona

Ridwan Arifin - detikOto
This photo taken on August 6, 2020 shows traffic on a busy street in Wuhan in Chinas central Hubei province. - The citys convalescence since a 76-day quarantine was lifted in April has brought life and gridlocked traffic back onto its streets, even as residents struggle to find their feet again. Long lines of customers now stretch outside breakfast stands, a far cry from the terrified crowds who queued at city hospitals in the first weeks after a city-wide lockdown was imposed in late January to curb the spread of the COVID-19 coronavirus. (Photo by Hector RETAMAL / AFP) Kota Wuhan sudah menggelar pameran otomotif setelah setelah dihantam virus corona (AFP/HECTOR RETAMAL)
Jakarta -

Wuhan, di Provinsi Hubei, China, kota yang pertama kali mencatat kasus virus Corona COVID-19 di Desember 2019 lalu kini perlahan mulai bangkit. Bahkan untuk menggeber industri otomotif yang sempat anjlok, untuk pertama kalinya kota tersebut mengadakan pameran otomotif berskala internasional pasca dilanda pandemi Virus Corona.

Dikutip dari Xinhua.net. Asosiasi Dealer Mobil Wuhan, sejak Kamis (13/8/2020) lalu menggelar The 18th Central China International Auto Show. Sebuah pameran otomotif yang diharapkan bisa menyedot 100.000 orang pengunjung, menandai pertunjukan terbesar otomotif perdana sejak kota itu dilanda COVID-19.

Lebih dari 60 merek mobil, termasuk BMW dan Mercedes-Benz, memamerkan berbagai model. Berbagai gerbang pemeriksaan pencegahan dan pengendalian epidemi didirikan di lokasi. Area isolasi medis disiapkan untuk keadaan darurat. Pengunjung diatur untuk memasuki ruang pameran pada waktu yang berbeda.

Beberapa merek mobil telah meluncurkan skema subsidi dan pembelian mobil kepada pekerja medis, relawan, dan lainnya yang telah berada di garis depan dalam memerangi penyakit tersebut. Diskon maksimum yang diberikan 20.000 yuan (sekitar 2.850 dolar AS atau Rp 42,9 jutaan).

Industri otomotif adalah industri pilar bagi Wuhan. Wajar saja, Wuhan merupakan rumah dari berbagai perusahaan otomotif global. Sebut saja seperti General Motors, Nissan, Renault, Honda dan PSA Group memiliki basis produksi di Wuhan yang menjadi pusat penyebaran virus Corona.

"Hari pertama pertunjukan melebihi harapan kami. Ini adalah sinyal yang sangat positif bagi ekonomi pameran dan industri mobil Wuhan," kata Wang Zhi, wakil sekretaris jenderal asosiasi dealer mobil Wuhan.

"Ini adalah tonggak penting dalam menghidupkan kembali mesin ekonomi Wuhan dan meningkatkan kepercayaan konsumen," tambah Wang.

Penjualan mobil di China menunjukkan grafik meningkat setelah negara ini berhasil mengendalikan penyebaran virus Corona. Tren positif ini dimulai sejak bulan April 2020.

Dikutip dari Bloomberg, penjualan ritel mobil sedan, SUV, minivan, dan kendaraan multiguna di China, meningkat 7,9% pada Juli dibanding bulan yang sama di tahun sebelumnya. Di bulan Juli 2020, industri otomotif China menjual 1,63 juta unit mobil baru.

Tak hanya penjualan ritel, penjualan grosir (whole sales) mobil di China juga naik 8,5% dari Juli tahun lalu, menjadi 1,67 juta unit di bulan Juli tahun ini.



Simak Video "Cerita Haru Dokter-Pasien Sembuh dari COVID-19 di Wuhan"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com