Jelang Idul Adha, Bus AKAP Berharap Bisa Angkut Banyak Penumpang Lagi

Rizki Pratama - detikOto
Jumat, 24 Jul 2020 12:18 WIB
Terminal Kota Bekasi kembali beroperasi melayani perjalanan bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Seperti yang terlihat di Terminal Kota Bekasi, semua penumpang yang naik bus ke luar kota tersebut harus menerapkan protokol kesehatan.
Bus AKAP di Terminal Bekasi sudah beroperasi. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Saat libur lebaran Idul Fitri lalu pemerintah melarang masyarakat untuk mudik sehingga menyebabkan sejumlah bus Antar Kota Antar Provinsi sepi penumpang. Jelang Idul Adha 1441 h kini dan setelah diizinkan beroperasi dengan standar kesehatan baru, bus AKAP diperkirakan dapat kembali mengangkut penumpang dalam jumlah banyak lagi.

Salah satu Perusahaan Otobus (PO), Sumber Alam memprediksi akan ada peningkatan penumpang jelang hari raya Idul Adha. Untuk pemesan tiket dikatakan sudah mengalami peningkatan meski belum terlalu signifikan.

"Prediksinya sih iya, cuma kenyataannya kita belum tau ya. Prediksinya kemaren dari Kementerian Perhubungan menyatakan seperti itu. Pemesanan sih sudah ada peningkatan," Owner PO Bus Sumber Alam, Anthony Steven saat dihubungi detikOto lewat sambungan telepon.

"Belum seberapa tapi udah ada pemesanan, masih sedikit dibanding saat normal," timpalnya.

Lebih rincinya, Steven mengungkapkan untuk pemesanan tiket perjalanan pada tanggal 30 atau satu hari sebelum lebaran Idul Adha baru ada 75 pemesan.

"Untuk pemesanan tanggal 30 itu angkanya baru 75 jadi masih sedikit sekali ya," ungkapnya.

Puncak pemesanan tiket diperkirakan Steven akan terjadi pada 2 atau 3 hari menjelang arus mudik. Akan tetapi ia berharap satu minggu sebelum sudah mulai penuh agar lebih mudah dikontrol dan persiapan perjalanan lebih matang.

"Paling cuma h-3 kalau normalnya, tapi nggak tau kalau sekarang harapan kita h-7 sudah banyak," terang Steven.

Sementara itu, PO Sumber Alam mengaku akan tetap mengikuti anjuran dan protokol kesehatan yang berlaku saat ini. Pemeriksaan suhu tubuh baik bagi pengemudi, awak dan penumpang hingga penyediaan hand sanitizer serta menjaga kebersihan armada. Selain itu jumlah penumpang juga masih dibatasi hingga 70% dari kapasitas maksimal.

"Kapasitas penumpang kita 70 persen. Dari Sumber Alam pengecekan suhu untuk penumpang dan pengemudi, disinfektan sama kebersihan kendaraan setiap kali jalan dan hand sanitizer," pungkasnya.

Penyedia jasa transportasi bus AKAP lainnya, PO Putera Mulya justru belum merasakan peningkatan berarti jelang libur Idul Adha. Bahkan untuk pemesanan tiket untuk hari-hari menjelang perayaan Idul Adha pun belum ada lonjakkan berarti.

"Sampai hari ini belum ada tanda peningkatan, kita nggak tahu apakah memang belum aja atau memang orang nggak punya duit, landai-landai aja. Sampai hari ini itu belum ada peningkatan yang signifikan. Reservasi juga belum ada kelihatan lonjakan lah," kata Pimpinan PT Putera Mulya Sejahtera, Kurnia Lesani Adnan dalam sambungan telepon kepada detikcom, Kamis (23/7/2020).

Sani, sapaan pria ini bahkan enggan memprediksi akan ada peninkatan arus mudik nantinya menggunakan transportasi bus. Ia hanya dapat berharap hal itu dapat terjadi. "Bukan prediksi, kita berharap ada peningkatan," tutupnya.



Simak Video "Senyum Manis SPG di Mal Hewan Kurban Depok"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)