Meski mudik dilarang, tak menyurutkan sebagian masyarakat untuk pulang ke kampung halaman. Beragam moda transportasi pun dicoba supaya lolos dari penyekatan dan pemeriksaan petugas.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo membeberkan beberapa trik yang dilakukan pemudik.
"Beberapa modus-modus pemudik, ada yang sembunyi dalam kendaraan, luar biasa niatnya, masuk ke dalam truk, masuk dalam mobil yang di towing, sembunyi angkutan barang," kata Sambodo saat diskusi daring, Rabu (6/5/2020).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Termasuk orang yang sembunyi di dalam bis. Jadi bis double decker, penumpangnya ditaruh di atas, lampunya dimatikan. Petugas menemukan penumpang di atas, bangkunya direbahkan, bahkan ada satu yang bersembunyi di toilet." ungkap dia.
Selama 12 hari melakukan giat operasi ketupat, Sambodo mengatakan sudah 22 travel yang diamankan dan ditilang.
"Baik travel gelap yang menggunakan pelat hitam. Maupun pelat kuning yang sudah habis izin trayeknya, termasuk juga yang mengiklankan diri di media sosial," ungkapnya.
Sejauh ini sudah 12.512 kendaraan putar balik selama operasi larangan mudik. 1.637 di antaranya roda dua atau sepeda motor.
Kepolisian memiliki pos penyekatan 18 titik (GT Cikarang Barat, GT Bitung dan Jalur Arteri), pos cek poin dan pantau DKI sebanyak 67 titik, dan di wilayah penyangga 47 titik.
(riar/lua)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas