Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kyatmaja Lookman, menurutnya kemacetan yang biasa terjadi bisa menurun karena kendaraan pribadi yang menempuh jarak jauh beralih ke tol layang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan kemacetan menurun dari 30 hingga 40 persen. Sebelumnya saat proyek tengah berjalan, truk-truk yang biasanya hanya menempuh waktu satu jam dari Cikarang ke Jakarta, karena terjebak macet bisa lebih lama yakni 2-3 jam.
Maka dari itu pihaknya setuju dengan pembatasan golongan kendaraan. Sebab, salah satunya melancarkan mobilitas truk.
"Kita juga diuntungkan walau operasi di bawah," tuturnya.
Kyatmaja melanjutkan dari segi aspek keamanan juga tidak memungkinkan untuk truk besar melewati, khususnya yang bersifat darurat. Sebab akses keluar tol Japek II hanya tersedia di setiap ujungnya saja.
"Exit-nya (pintu keluar) jauh, takut kalau ada masalah repot evakuasinya. Kemudian kalau ada kecelakaan parah, truk jatuh nanti malah repot. Kita bahagia di bawah," jelas Kyatmaja.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Video dari Udara: Melihat Kesiapan Tol Fungsional Japek II Selatan "
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!