Senin, 02 Des 2019 21:09 WIB

Terobos Palang KA Ditegur Marah, Tak Menghargai Nyawa

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Tangkapan layar video viral Foto: Tangkapan layar video viral

Alasan apa pun tidak dibenarkan untuk menerobos palang pintu kereta. Sebab, banyak pengendara yang menerobos perlintasan dengan alasan terburu-buru.

"Maksimalkan manajemen perjalanan dengan memperhitungkan jarak tempuh dan waktu berikut rute sibuk (misal terhalang sekolah, pasar, pintu kereta api, terminal dll). Berangkat lebih cepat, 30 menit lebih cepat dari jadwal yang sudah biasa dilakukan," kata Instruktur Rifat Drive Lab melalui pesan singkat.


Asumsi jika perlintasan aman meski palang pintu sudah diturunkan juga bukan suatu pembenaran. Menorobos palang pintu perlintasan kereta api yang sudah ditutup adalah perilaku yang sangat ceroboh dan berbahaya karena nyawa taruhannya.


"Itu merupakan bukti rendahnya ketaatan pengendara kepada peraturan, lemahnya kedisiplinan dalam menghargai waktu dan nyawa. Bayangkan kereta baru bisa berhenti setelah kurang lebih 800 meter setelah rem darurat kereta ditekan, jadi tertabrak dalam jarak dekat adalah jaminan yang tidak dapat dihindari," ujar Andry.

[Gambas:Video 20detik]

Halaman
1 2 Tampilkan Semua

(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com