Menanggapi hal tersebut AHM kukuh tidak merugikan konsumen dengan banderol motor yang mereka sajikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Thomas harga tersebut sudah tepat untuk segmen mereka berdasarkan biaya produksi, teknologi yang ditawarkan, hingga layanan purna jual.
Baca juga: Dituduh Kartel, Ini Pembelaan Honda |
"Kemudian juga harga harga tersebut sudah sangat memperhitungkan dari produknya kemudian juga biaya material, ongkos produksi, kemudian ada juga biaya tenaga kerja. Ya makanya itu menjadi komponen dalam kita menentukan harga," lanjut Thomas.
Berdasarkan landasan tersebut, Thomas kembali menggaris bawahi bahwa AHM tidak akan menurunkan harga sepeda motor yang sudah dicantumkan pada produk mereka.
"Jadi kita melihat sangat tidak mungkin, mustahil kalau kita menurunkan harga seperti yang disampaikan beberapa media atau informasi di luar," tutup Thomas.
Terkait tuduhan yang dilayangkan sendiri Honda masih membantah bahwa mereka melakukan pengaturan harga dengan Yamaha. Namun setelah mengajukan kasasi ke MA, permohonan tersebut ditolak. (rip/lth)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas