Rabu, 27 Jun 2018 14:04 WIB

Laporan dari Jepang

Naik Bus Tanpa 'Ngaret' di Jepang

Dina Rayanti, Dina Rayanti - detikOto
Transportasi Bus di Jepang. Foto: Dina Rayanti Transportasi Bus di Jepang. Foto: Dina Rayanti
Shimukappu - Transportasi yang baik tentu membuat orang tertarik untuk beralih dari mengendarai kendaraan pribadi. Seperti itulah yang terjadi di Jepang. Transportasi umum cukup digemari walaupun harganya mahal.

Selain fasilitas yang memadai, transportasi umum di Jepang juga tepat waktu. Sang sopir juga tidak ugal-ugalan karena kecepatan kendaraan dibatasi dan tidak ada yang berusaha melanggarnya.



detikOto mengalaminya sendiri saat berkunjung ke Jepang baru-baru ini. Memesan tiket bus dari bandara Narita ke Haneda pukul 8.30 pagi, bus pun datang tepat waktu di tempat mengangkut penumpang dan tidak berhenti di sembarang tempat.

Bus pun tidak lama menunggu penumpang lain. Hanya 2 menit menaikkan penumpang, kemudian bus kembali berjalan. Tentu hal ini jarang terjadi di Tanah Air. Mereka pun tidak menunggu hingga kursi terisi penuh oleh penumpang. Walaupun hanya satu orang penumpang di dalam bus, mereka akan tetap beroperasi.



Bedanya, di Indonesia kerap kali bus-bus dengan santai berseliweran dan berhenti di sembarang tempat. Bukan cuma itu, kalau penumpang tidak penuh juga para sopir pun rela menunggu lama demi kursi terisi penuh.

Sopir bukan satu-satunya orang yang tertib di Jepang. Penumpang juga harus disiplin saat berada di Jepang. Masuk ke dalam bus, kami diharuskan untuk menggunakan seat belt layaknya sedang naik mobil pribadi.

Penumpang pun tidak diizinkan untuk berdiri di atas bus selama bus sedang berjalan. (/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed