Dalam keterangan tertulis dari PT Pertamina Lubricants, Minggu (11/6/2017), anak perusahaan Pertamina itu memperoleh penghargaan tersebut dengan penilaian nyaris sempurna. Hal ini adalah penghargaan yang ketujuh sejak anugerah ini diberikan pertama kali kepada perusahaan pada 2011. Dalam arti, Pertamina Lubricants secara konsisten mempertahankan reputasi perusahaan yang baik selama bertahun-tahun.
Penghargaan Corporate Image Award 2017 diserahkan langsung oleh Direktur Frontier Consulting Sylvia Renate kepada Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, Arya Dwi Paramita di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Jumat (9/6/2017) malam.
Pertamina Lubricants dinilai menggunakan empat dimensi penilaian yakni berdasar pada kualitas, kinerja, tanggung jawab dan daya tarik perusahaan untuk berbagai stakeholders terkait. Tahun ini, Pertamina Lubricants kembali menjadi yang teratas dan terbaik dengan memperoleh nilai Corporate Image Index (CII) sebesar 1.812 (excellent), mengalahkan empat pesaingnya di kategori Pelumas/Lubricants.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penilaian dari penghargaan ini berdasarkan survei yang dilakukan kepada lebih dari 3.000 individual dari mid-high level executives, pada investor, pers dan masyarakat umum.
Menurut Arya, penghargaan ini merupakan bukti komitmennya untuk terus memberikan impact yang baik kepada seluruh masyarakat dan konsumen Indonesia. Pihaknya berterimakasih atas dukungan dan kepercayaan tiada henti terhadap produk-produk pelumas PT Pertamina Lubricants sehingga bisa mendapatkan penghargaan tujuh kali berturut-turut.
"Ini merupakan motivasi dan semangat tersendiri bagi kami agar terus memberikan produk pelumas dengan kualitas prima, memiliki kinerja terbaik untuk masyarakat Indonesia dan menjadi perusahaan yang dipercaya oleh konsumen pengguna pelumas. Baik di dalam maupun di luar negeri, serta memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi," ujar Arya. (nwy/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi