Asosiasi industri otomotif Jerman, VDA, menilai, penunjukkan Donald Trum sebagai Presiden Amerika Serikat bisa menghambat perdagangan dan arus barang.
"Dikhawatirkan Amerika di bawah presiden yang baru, akan menjadi seperti China, yang hanya fokus pada ekonomi mereka sendiri. Yang akhirnya mengorbankan arus perdagangan dan hubungan internasional," ujar VDA dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Autonews.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
VDA menilai kemenangan Trump akan menciptakan persaingan yang lebih ketat antar industri masing-masing negara.
Trump yang secara mengejutkan memenangkan kampanye pemilihan presiden dikhawatirkan BMW akan mengganggu produksi mereka di Meksiko. Meksiko merupakan lokasi pabrik yang ditentukan BMW untuk pasar Amerika Serikat. Trump dalam kampanyenya sempat menyatakan akan menghitung ulang tarif pajak untuk mobil buatan Meksiko untuk melindungi pekerja di pabrik Amerika.
Trump juga diprediksi akan mengganggu investasi besar-besaran Renault dan PSA di Iran. Setelah Trump terpilih sebagai presiden saham-saham otomotif Jerman berguguran.
Saham VW turun 2,3 persen, BMW 1,9 persen, dan Daimler 1,8 persen. Penurunan saham ini menyebabkan sektor otomotif Eropa secara keseluruhan melorot lagi menjadi 1,4 persen.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?