Tenang, ini bukanlah mobil remote control, tapi memang merupakan mobil sungguhan yang dilahirkan oleh perusahaan mobil asal Italia, OSVehicle.
Alih-alih memberikan mobil yang sudah jadi, OSVehicle menjual mobil yang masih dalam kondisi terurai yang membuat si pemilik harus merakitnya terlebih dahulu sebelum digunakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Francisco Liu dan Ampelio Macchi yang merupakan penggagas Tabby mengatakan kalau tingkat kepraktisan Tabby bisa dimungkinkan karena mobil ini memiliki sasis yang kompetibel untuk semua powetrain.
Terlebih, untuk membangun mobil yang dilepas antara 4.000-6.000 euro (sekitar Rp 66-99 jutaan) ini, konsumen pun tidak perlu menggunakan alat-alat khusus. Hanya perkakas perbengkelan biasa.
(syu/ikh)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik