Seperti yang diungkapkan Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy.
"Total market susah untuk diprediksi, semoga Jepang semakin cepat bangkit
sehingga memungkinkan akan bertambahnya market penjualan. Semoga 800.000 unit bisa tercapai," ujarnya kepada detikOto.
Β
Jonfis pun mengakui bahwa keadaan masih bisa berubah kapan saja. "Sebulan lalu kita percaya bahwa kami akan mengalami penurunan hingga 20 persen, tetapi setelah lewat sebulan ternyata di Jepang mengalami kebangkitan agak cepat. Sehingga ada angin segar pada semester dua akan ada suplai masuk ke kita sehingga kita bisa melanjutkan produksi," ujarnya.
Β
Jonfis pun menambahkan untuk mengejar vakumnya penjualan selama dua bulan terakhir itu tidak akan mungkin bisa terkejar.
Β
"Kita mau kejar penjualan tidak akan bisa karena ini sudah lewat. Biasanya di
Indonesia semester pertama bulan januari-Juli penjualan sangat tinggi. Setelah lewat bulan Agustus penjualan akan menurun, jadi kalau kita mau mengejar pun tidak akan bisa," ucap Jonfis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Yang menjadi kekhawatiran saya soal demannya ada atau tidak. Karena
biasanya setelah IIMS atau lebaran biasanya tren akan menurun," tutup Jonfis.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Bikin SIM Digital Nggak sampai 5 Menit, Tanpa Biaya