"Ini bukan masalah keamanan, karena mobil tidak akan berhenti menyala ketika dikendarai. Mobil hanya tidak bisa dinyalakan lagi," demikian pernyataan Nissan seperti dilansir Reuters, Sabtu (16/4/2011).
Nissan menemukan masalah pada software yang menyebabkan mobil tidak bisa menyala setelah sebelumnya dimatikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nissan akan mulai memberitahukan kampanye perbaikan ini kepada para pemilik kendaraan, pada minggu depan melalui pesan yang akan dikirim melului sistem komunikasi yang telah terdapat secara on-board di dalam mobil listrik tersebut.
Perbaikan akan diawali dengan memperbaiki program modul kontrol kendaraan. Dan Pelanggan pun akan diminta untuk menghubungi diler secepatnya untuk perbaikan tanpa harus mengeluarkan biaya.
Juru bicara Nissan, Brockman Brian, juga mengatakan pada beberapa kasus, diler juga akan mengatur untuk melakukan perbaikan software di tempat kerja atau rumah pelanggan.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Dealer Mobil Jepang Berguguran di RI, Menperin Wanti-wanti Begini