Seperti dilansir China Car Times, Sabtu(16/4/2011), Dana sebesar itu didapatkan oleh Chery dari China Development Bank (CDB) yang akan dikucurkan mulai tahun ini hingga 2015 mendatang. Bantuan dana tersebut akan membantu Chery mengatasi tekanan keuangan yang meningkat akibat peningkatkan biaya penelitian dan pengembangan (R&D) untuk membuat mobil-mobil high end.
Chery sendiri meskipun mobilnya tergolong laku di China namun keuntungan yang mereka dapat sangatlah kecil. Di 2007 Chery hanya mendapat untung 1,13 miliar RMB. Di tahun 2008 dan 2009 keuntungan Chery bahkan minus masing-masing 194 juta RMB dan 556 juta RMB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buruknya pendapatan Chery ditenggarai karena harga jual mobil-mobil mereka yang kelewat rendah. Untuk itulah mereka ingin membuat terobosan untuk tidak hanya main di kelas mobil murah, tapi juga main di kelas mobil berharga medium dan mahal.
Mereka pun membuat merek-merek baru seperti Riich yang memproduksi mobil sedan dan SUV serta Rely yang memproduksi mobil MPV. Ada pula merek mobil Amulet yang juga dimiliki Chery meski secara keseluruhan merek mobil Chery masih menguasai 77 persen dari penjualan group ini.
Karena itulah Chery saat ini sedang mengenjot penjualan dan inovasi di merek-merek lain yang dimilikinya agar mmembuat lebih banyak keuntungan. Di 2011 Chery menargetkan angka penjualan 800 ribu unit atau naik 17,3 persen dari penjualan 2010.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun