"Di seluruh dunia, recall itu sering terjadi. Recall justru mengantisipasi, bukan memperbaiki. Karena belum tentu ada cacat produk. Itu menjadi awareness dari pemegang merek untuk meningkatkan mutu," ujar Ketua Umum Gaikindo Sudirman MR, dalam perayaan ulang tahun Grup Astra, di kantor pusat Astra International, Sunter, Jakarta, Senin (21/2/2011).
Ia menambahkan, recall sebaiknya diiringi dengan sosialisasi yang baik dari pabrikan kepada masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Honda melakukan recall 30.252 unit mobil andalannya dari pasaran, yaitu Honda Jazz, City dan Freed. Menurut Honda, recall dilakukan karena adanya kerusakan pada lengan penggerak (rocker arm) mesin VTEC. Akibatnya mesin bisa mogok.
Sebelumnya, Suzuki juga melakukan penarikan kembali mobil SUV Grand Vitara sebanyak 1.152 unit. Grand Vitara di-recall karena masalah pada pulley tensioner.
(wep/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya
Bye Kartu Plastik! Pakai SIM Digital Tinggal Scan Barcode di HP