Seperti dilansir livemint, Senin (14/2/2011), sumber-sumber di Tata Motors menyebutkan tadinya Tata Motors akan membangun mobil Nano di Thailand, namun rencana itu ditangguhkan sementara. Tata Motors lebih memilih membuat Nano di Indonesia dibanding Thailand.
Pabrik yang diperkirakan akan mulai beroperasi pada 2013 ini diyakini bisa membuat 50.000 unit mobil. Selain Nano, pabrik itu juga akan membuat mobil niaga seperti Tata Ace.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun juru bicara Tata Motors, Debasis Ray belum bisa dimintai komentarnya soal ini.
Kabar kehadiran Tata Motors di Indonesia sebenarnya sudah terendus sejak tahun 2009 lalu. Kabar itu makin menguat setelah analisis Frost and Sullivan menuturkan bakal ada produsen India yang akan masuk tanah air tahun ini.
Di 2009 lalu, Tata Motors sudah mengenalkan beberapa varian mobilnya ke tanah air, yakni lewat mobil pikap double cabin Xenon, dan SUV Sumo Grande.
Tadinya kedua mobil itu akan dikenalkan pada 2010 lalu, namun sampai saat ini belum kesampaian.
Analis pun memperkirakan, jika Tata mengenalkan Nano di tanah air, kansnya bakal cukup bagus dengan image Nano sebagai mobil termurah sejagat.
"Pasar Indonesia hampir seperti pasar India," ujar Abdul Majeed dari PricewaterhouseCoopers.
Apalagi pasar otomotif tanah air Indonesia diperkirakan masih akan berkembang lagi. Analisis JD Power menyebutkan, pasar otomotif Indonesia akan naik 11 persen tahun ini. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit