Kenaikan tarif sewa ini dipastikan menyusul kenaikan biaya operasionalnya akibat pembatasan BBM subsidi. Sebab pengeluaran di sektor bahan bakar memiliki persentase hingga 25 persen dari biaya operasional sebuah mobil rental.
Namun menurut Head of Public Relations Blue Bird Group, Teguh Wijayanto kepada detikOto, Jumat (7/1/2011) Blue Bird belum menghitung berapa persen kenaikan tarif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil-mobil plat hitam itu menurut Teguh berpenampilan layaknya mobil pribadi seperti rental mobil pada umumnya. Ada berbagai jenis mobil yang mereka tawarkan mulai dari Avanza, Innova, Alphard, Vellfire, Camry hingga Mercedes-Benz.
Dan Avanza yang menggunakan bahan bakar Premium yang akan dilarang pemerintah pun memiliki persentase yang tidak sedikit dari angka 1.200 unit itu yakni mencapai 50 persen dari total mobil plat hitam yang disewakan Blue Bird.
Ketika bahan bakar subsidi sudah tidak boleh lagi digunakan, mobil-mobil rental itu, terutama Avanza akan beralih ke bahan bakar non subsidi.
"Ketika itu mungkin ada penyesuaian. Memang bakal ada goncangan. Tapi biasanya hanya pertama saja. Pasca kenaikan semua berangsur akan normal. Karena mereka juga butuh dan lambat laun mengerti masalah ini," papar Teguh.
Dengan begitu Blue Bird akan mengikuti kebijakan pembatasan BBM subsidi. "Total ada 1.200 mobil plat hitam yang kami punya. (kebijakan pembatasan bensin bersubsidi) Tidak akan signifikan mempengaruhi. Karenanya kami akan ikuti kebijakan itu," ungkap Teguh.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit