"Ada penambahan dan disesuaikan dengan taste konsumen China. Tapi tetap saja berbeda dengan Avanza di Indonesia," ujar Product Planning Departement Head PT Toyota Astra Motor, Achmad Rizal kepada detikOto, Selasa (28/12/2010).
Toyota menurut Rizal tidak mengekspor Avanza ke China, Toyota hanya mengekspor Avanza ke Meksiko, Afrika Utara, Filipina, Thailand, Sri lanka dan beberapa negara tetangga lainnya seperti Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
beberapa negara seperti Meksiko, Afrika Utara, Filipina, Thailand, dan Srilanka," kata Rizal.
Senya S80 diproduksi oleh produsen mobil FAW-Jilin yang merupakan anak perusahaan First Automobile Works. FAW-Jilin sebelumnya memiliki joint venture dengan Daihatsu. Di pabrik FAW Jilin lah, Xenia diproduksi dengan menggunakan merek dari China. Senya S80 sendiri merupakan nama China untuk Xenia.
Namun Daihatsu mundur dari pasar China pada awal tahun 2010 ini. Selain dengan Daihatsu, FAW selama ini memiliki kerja sama joint venture dengan dengan VW, dan Toyota.
Senya S80 ini memiliki bentuk yang sangat mirip dengan Avanza di dalam negeri. Hanya saja eksterior Senya S80 lebih kokoh berkat improvement yang dilakukan pihak perusahaan pada bumper dan grille. Di China, Avanza atau Xenia ini berubah menjadi SUV, bukan lagi sebuah MPV.
Menurut Rizal Senya S80 sudah disesuaikan dengan kondisi pasar China. Maka dari itu terdapat pengaplikasian komponen berbeda dari veris Avanza di Indonesia.
Begitupun kapasitas mesin. Mesin yang diusung Avanza atau Senya S80 sama persis dengan Avanza yakni 1.300 cc dan 1.500 cc. Mesin 1.300cc memiliki daya 92 ps sedangkan 1.500 cc memiliki daya maksimum 102 hp (lebih kecil dari Avanza versi Indonesia dengan tenaga 109 hp). Di China harganya dimulai sekitar Rp 100 juta.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB