"Kita belum ada instruksi dan kita belum mengadakan investigasi terkait kasus itu," kata Direktur Pemasaran PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy.
Menurut Jonfis itu hanya terjadi di luar negeri. "Itu hanya terjadi di luar negeri saja. Pihak asosiasi boleh lebih aktif, tetapi apakah itu menyangkut permasalahan Honda di Indonesia. Saya rasa di Indonesia tidak apa-apa," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cacat produksi ini kemungkinan sama dengan yang sebelumnya terjadi pada Jazz dan City yang juga rawan terbakar. Namun sekali lagi Jonfis menegaskan hingga kini belum ada kejadian yang melibatkan pengguna Honda di Indonesia.
"Sampai sekarang kita belum mendapatkan kasus apapun," yakinnya.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Populasi Meningkat, Muncul Usulan Mobil Listrik Kena Pajak Tahunan