Menurut keterangan Juru bicara Wapres Boediono, Yopie Hidayat, usai pertemuan itu Nissan ingin ingin melakukan ekspansi dengan penambahan kapasitas mobilnya hingga 100 ribu unit pertahun kapasitasnya di Indonesia.
"Itu dobel dari situasi sekarang. Itu akan dicapai mereka berjanji pada tahun 2012. sekarang sedang 50 ribu kalau dari 50 menjadi 100 ribu artinya double," ujar Yopie di Kantor Wapres, Selasa (29/6/200).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah kita bandingkan dengan statistik AS menjadi gambaran 800 mobil per 1.000 penduduk, sehingga hampir 1 orang punya 1 mobil. Jepang dan Eropa
angkanya 600 per 1.000, kalau 200 komparasinya yang sebanding Brasil. di sana 200 mobil per 1.000 penduduk. Yang membuat Nissan optimistis pasar Indonesia berkembang jauh lebih cepat," jelasnya.
Niat Nissan untuk menambah kapasitas menurutnya bukan karena masalah buruh, tapi Indonesia merupakan pasar yang besar dan menetapkan Indonesia sebagai eksportir.
Di sisi lain, Wapres Boediono, lanjut Yopie meminta Nissan untuk segera merealisasikan rencananya itu.
"Kapan dan apa yang bisa dibantu untuk investasi itu terealisir secepatnya. Dan juga Wapres tentu saja menyarankan pada Nissan untuk tidak segan-segan apabila perlu relokasi tentu saja Indonesia terbuka untuk membantu," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Bye Kartu Plastik! Pakai SIM Digital Tinggal Scan Barcode di HP