Program yang dimaksud adalah bertajuk Peace Of Mind yang dipercaya FMI untuk memberikan layanan yang terbaik bagi konsumen serta untuk memperkuat kepemimpinan di bidang pelayanan konsumen Ford di tanah air nantinya.
"Kita akan meluncurkan Ford Fiesta pada pertengahan tahun ini, maka untuk memperkuat itu kita akan melakukan yang terbaik bagi konsumen dengan memperkuat jaringan after sales kita. Sebab pelayanan bagi konsumen kami adalah salah satu terdepan dalam industri otomotif," kata Presiden Direktur FMI Will Angove di Warehouse FMI di jalan Agung Karya VII No. 1, Sunter, Jakarta Utara, Senin (29/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika lebih dari 24 jam spare part tidak datang pelanggan tidak akan dikenakan biaya," ujar Chief Sales Operation, Gumgum Prijadi.
Program garansi 24 jam FMI didukung oleh gudang penyimpanan suku cadang si Sunter Jakarta Utara yang sanggup menampung serta mendistribusikan berbagai macam investasi bernilai lebih dari US$ 3 juta melalui sistem distribusi dan manajemen suku cadangnya yang bernama Panda dan Servis2, serta 4 unit mobil Ford Ranger DB dan Ras. Mobil servis akan menjadi 12 unit di 2010.
Warehouse itu mencakup sparepart Ford Everest, Ranger, Escape, Focus dan tentunya sparepart Fiesta juga akan bergabung.
Selanjutnya Gumgum menyakinkan effort FMI terhadap layanan 24 jam di Indonesia sangat mumpuni memuaskan pelanggan sebab FMI diperkuat dengan Mobile Servis yang tersebar di beberapa wilayah di tanah air seperti Banjarmasin, Samarinda, Bandung, Balikpapan, Medan, Jawa Timur, Denpasar, Makasar, Palembang, Pluit, Jakarta Timur dan Pusat.
"Saat ini kita punya 4 Mobile Servis, selanjutnya kita akan perkuat hingga 12 unit Mobile Servis di 2010 di berbagai daerah di Indonesia," ucapnya.
Gandeng DHL Distribusikan Spare Part
Sementara itu FordΒ DHL untuk mendistribusikan sparepart mobil Ford kepada diler-diler FMI di seluruh Indonesia.
Kelanjutan kerjasama Ford dengan DHL itu diharapkan dapat menjadikan Ford salah satu pemain di industri otomotif terbesar tanah air.
"Apa yang kita lakukan itu adalah untuk menjadikan Ford menjadi pemain besar di Indonesia," kata Direktur Marketing FMI Davy Tuilan di tempat yang sama.
Di 2010, FMI sendiri yakin dapat meningkatkan penjualan sparepart Ford sebesar Rp 129 miliar. Kontribusi terbesar adalah pasar fleet yakni sebesar 70 persen sedangkan retail 30 persen.
"Untuk Maret 2010 saja Ford menyakini dapat meningkatkan penjuala sparepart sebesar Rp 12 miliar dari satu bulan sebelumnya hanya sebesar Rp 10 miliar," ucap Chief Sales Operation PT FMI, Gumgum Prijadi.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi