Hal tersebut dibuktikan oleh mahasiswa Teknik Universitas Trisakti ketika menciptakan mobil unik mereka yakni TMED yang merupakan singkatan dari fakultas mereka sendiri yakni Technical Mechanical Engineering Departement.
TMED yang mengambil basis dari Isuzu Panther ini mampu meminum biodiesel rancangan mereka yang berbahan dasar minyak jelantah bekas pakai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan bukan asal bicara saja, Duddy mengklaim mobil yang sudah diciptakan sejak tahun 2005 silam tersebut sudah diuji jalan hingga lebih dari 10.000 km dan melalui berbagai medan.
"Kami sempat mengetesnya di Garut, di sana kami coba cari jalan-jalan yang ekstrim dengan tanjakan curam, ternyata TMED mampu melaluinya," cerita Duddy.
Duddy pun bercerita kalau modifikasi yang diciptakan kurang dari 1 tahun ini dapat meminum baik minyak jelantah mentah atau yang belum diolah, atau minyak jelantah yang telah diolah sendiri dan menjadikannya biodiesel.
"Untuk bio dieselnya kami juga bisa bikin sendiri dari minyak jelantah itu," cetusnya.
Caranya membuat biodiesel dari minyak jelantah ini pun lanjut Duddy ternyata cukup mudah yakni dengan memanaskan minyak bekas pakai itu hingga 60 derajat celcius yang kemudian di campur dengan methanol dan katalis basa.
"Dari campuran itu kita akan mendapat dua produk nantinya yakni biodieselnya yang akan berada di bagian atas cairan dan gliserin di bagian bawah cairan. Gliserin ini adalah bahan yang biasa dipakai buat bikin sabun atau sampo, jadi tidak terbuang juga kan," jelasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Sekarang Dijual Rp 16.250/Liter, Ternyata Harga Asli Pertamax Segini
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Bikin SIM Digital Nggak sampai 5 Menit, Tanpa Biaya