Jual Mobil Rusak, Mercy Harus Bayar Ganti Rugi Rp 4 Miliar

Jual Mobil Rusak, Mercy Harus Bayar Ganti Rugi Rp 4 Miliar

- detikOto
Selasa, 09 Mar 2010 07:55 WIB
Jual Mobil Rusak, Mercy Harus Bayar Ganti Rugi Rp 4 Miliar
Jakarta - Mungkin inilah pembelaan terbesar yang pernah diperjuangkan untuk pengguna mobil. Mercedes-Benz Amerika dipaksa membayar ganti rugi US$ 482.000 atau sekitar Rp 4,43 miliar karena telah menjual mobil rusak dan tidak melakukan pengembalian uang sesuai kesepakatan.

Seperti dikutip The Star, Selasa (9/3/2010) seorang hakim memerintahkan pembayaran tersebut dan keputusan pengadilan ini merupakan yang terbesar yang hanya melibatkan satu mobil saja di Wisconsin AS.

Kasus ini sendiri bukanlah merupakan kasus baru dan telah berjalan sejak tahun 2005 silam ketika Marco Marquez, membeli Mercedes-Benz E 320 di sebuah diler
Mercy di kawasan Milwaukee.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah ternyata Mercy tersebut mengalami beberapaΒ  erusakan pada baterainya yang membuat mobil ini sering kali tidak dapat di starter. Terang saja Marquez berang.

Di Wisconsin, pelanggan berhak menuntut dan produsen berkewajiban mengembalikan uang konsumen dalam waktu 30 hari atau bila tidak, produsen dapat diperintahkan
untuk membayar dana pengembalian hingga 2 kali lipat. Angka itu pun masih harus ditambah dengan biaya hukum yang dibebankan kepada mereka karena telah melanggar
hukum negara tersebut.

"Ini salah satu hal yang sangat penting untuk seluruh industri otomotif. Ini mengajarkan mereka untuk mematuhi hukum atau mereka harus membayar pada
akhirnya," ujar seorang pengacara, Bob Silverman.

Di tahun 2007 silam sebenarnya hakim telah memerintahkan untuk memberikan US$ 202.000 sebagai biaya pengganti. Tapi di pengadilan banding di 2008, Marquez malah dituduh menghalang-halangi perusahaan untuk membayar kewajibannya tersebut maka diputuskan untuk berlanjut ketingkat berikutnya.

Namun hakim Waukesha County Circuit, Michael Bohren yang akhirnya menangani kasus tersebut ternyata berpandangan lain. Marquez tidak terbukti menghalang-halangi Mercy untuk membayar kewajibannya. Alhasil, Mercy pun dihukum.

Bohren memutuskan Mercy untuk membayar denda 2 kali lipat harga mobil ditambah biaya kerusakan sebesar US$ 168 ribu. Angka itu masih ditambah biaya sewa pengacara sebesar US$ 314 ribu.

Sementara itu, hingga saat ini Marquez masih menggunakan mobil sengketa tersebut dan telah menjalankan hingga 56.000 mil. Namun untuk itu dia harus melakukan perbaikan sendiri hingga 2 kali di tahun lalu.

"Frustrasi pasti. Anda memberikan uang sebanyak itu karena percaya pada sebuah perusahaan mobil dan Anda memberikan uang hasil kerja kerasmu dan anda malah
kecewa. Anda kehilangan US$ 50.000 untuk mobil yang tidak bisa digunakan," ujar Marquez.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads