Namun, harapan akan datangnya para investor untuk mendanai proses produksi massal dan pemasarannya tak juga datang, sehingga membuat produsen mobil nasional tersebut merasa kesulitan berkembang.
Sehingga, timbul pemikiran pemerintah hendaknya memberikan dukungan dengan cara membentuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus membidangi industri otomotif nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini, rencana membentuk BUMN khusus otomotif belum terpikirkan, kita masih fokus di industri pertanian," ujarnya.
Lagipula, tambah Budi, pemerintah sifatnya hanya sebagai fasilitator dan juga regulator untuk mengembangkan mobil garapan nasional, sehingga tidak bisa menjadi investor yang terjun langsung dalam industri tersebut.
Padahal, setelah berhasil menciptakan, para produsen nasional tersebut harus memproduksinya secara masal dan memasarkan mobnas tersebut, kedua hal itulah yang selama ini dianggap menghambat perkembangan mobnas.
Sementara di Malaysia saja, pemerintah Malaysia telah membentuk sebuah badan usaha pemerintah yang khusus membidangi industri otomotif dengan merek dagang yang dinamakan Proton yang produknya pun dieskpor ke Indonesia. Kapan Indonesia punya BUMN otomotif ya?
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun