"Kapasitas awal sekitar 6.000-10.000 per tahun," kata Direktur Industri Alat Transportasi Darat dan Kedirgantaraan Departemen Perindustrian (Depperin) Panggah Susanto saat ditemui di Gedung Depperin Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (1/1/2009).
Dikatakan Panggah, saat ini Sokon sudah menemukan mitra lokalnya untuk diajak menggarap pasar mobil di Indonesia. Sokon kabarnya akan menggandeng PT Kaisar Motorindo Industri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengharapkan rencana pembangunan pabrik Sokon dapat terealisasi pada tahun depan. Kehadiran Sokon di Tanah Air tentunya akan mendongkrak sektor industri komponen otomotif Indonesia dan meramaikan pasar mobil.
Selain akan menggarap pasar lokal, Sokon kemungkinan akan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk domestik dan ekspor khususnya di kawasan ASEAN.
Meski saat ini citra produk otomotif China sudah tercoreng oleh produk sepeda motor yang dicap buruk oleh masyarakat Indonesia, ia mengatakanΒ produk China bermacam-macam mulai dari kualitas rendah sampai yang bagus.
"Sokon termasuk produsen otomotif besar di China," katanya.
Menurut Panggah, SokonΒ cukup kuat di segmen kendaraan multiguna (MPV). Jika Sokon benar-benar masuk ke Indonesia maka Sokon akan melengkapi produk-produk mobil China yang sudah masuk terlebih dahulu seperti Foton, Geely, Chery dan Great Wall. (hen/ddn)











































Komentar Terbanyak
Guru ASN Gugat Aturan Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE