Kenaikan tarif tol tersebut, secara tidak langsung bisa saja membuat ongkos
distribusi, khususnya komponen menjadi lebih mahal, sehingga bisa berpengaruh terhadap total biaya produksi secara keseluruhan.
Ketua I Bidang Pengembangan Niaga Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), Jongkie D Sugiharto pun menilai, kenaikan tarif tol tersebut pasti berdampak terhadap ongkos produksi sebuah produk, khususnya otomotif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terutama biasanya untuk komponen-komponen atau para suplier. Sehingga lanjut Jongkie, pihaknya masih menunggu apakah para suplier-suplier komponen tersebut harus menaikkan harga atau tidak akibat kenaikan tarif tol ini.
"Sampai saat ini kita belum tau, apakah mereka (para suplier) akan menaikkan harga atau tidak," cetus Jongkie.
Bahkan, tidak hanya distribusi domestik saja, ekspor pun menurut Jongkie
pastinya akan terkena pengaruh kenaikan tarif tol tersebut.
Β
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter