Sebagai gambaran, di Jakarta saja menurut data Dirlantas Polda Metro Jaya, angka kecelakaan 2008 telah mencapai angka 5.965 kasus atau meningkat dari tahun sebelumnya yang juga telah mencapai 5.437 kasus.
Namun hal tersebut dibantah oleh Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Bambang Trisulo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sarana jalan yang buruk malah menjadi biang utama," ujarnya beberapa waktu lalu.
Bambang pun menjelaskan bahwa di Jepang saja yang populasi kendaraannya lebih tinggi dari Indonesia sangat jarang ditemui baik kemacetan maupun kecelakaan.
"Situasi itu dapat terjadi karena Jepang memang sangat concern terhadap
fasilitas jalannya," papar Bambang.
Hal itu pun ternyata juga diamini oleh Presiden Direktur Indomobil Group Gunadi Sindhuwinata.
Gunadi yang juga merupakan Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) ini menuturkan bahwa harus ada sinergi antara pertumbuhan penjualan kendaraan di Indonesia dengan fasilitas pendukungnya seperti jalan raya.
Pemerintah dipandang harusnya dapat membangun fasilitas jalan yang layak bagi warga negaranya. "Bila fasilitas jalan tidak dibenahi ya sama saja bohong," pungkasnya.
Anda setuju?
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun