Bantu Teman Belajar, Siswa SMK Otomotif Bikin Video Tutorial di YouTube

Advertorial - detikOto
Kamis, 03 Des 2020 00:00 WIB
adv
Foto: dok. AHM
Jakarta - Pandemi membuat semua orang berusaha beradaptasi dalam beraktivitas, termasuk dalam proses belajar mengajar di dunia pendidikan. Selain mengandalkan materi ajar dari guru, kreativitas siswa membantu temannya memahami pelajaran menjadi pencerah di tengah keterbatasan interaksi fisik antar siswa.

Seperti yang dilakukan oleh Maulana Saputra, murid kelas XII SMKN 2 Kuripan, Lombok yang merupakan SMK mitra binaan PT Astra Honda Motor (AHM) di NTB ini mempunyai cara untuk membantu temannya dalam memahami pelajaran. Di depan sebuah rumah yang sederhana Maulana sedang mempersiapkan segala halnya mulai dari meja kecil hingga standing frame kayu.

Maulana sedang mempersiapkan diri untuk beraksi di depan kamera, menyampaikan sebuah materi terkait penyetelan jarak renggang valve in/out yang diajarkan gurunya dalam kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.

Dia hanya bermodalkan bahan kertas A4 yang berisi gambar-gambar pendukung materi pelajaran. Dia tak sendiri, teman-teman sekolahnya dari jurusan audio visual turut membantu pengambilan gambar. "Action!" sebuah suara dari balik kamera yang dilanjutkan Maulana dengan membuka presentasinya.

"Grogi juga sebenarnya harus bicara di depan kamera dan perlu waktu supaya lebih percaya diri. Semoga karya video ini bisa jadi inspirasi teman-teman saya untuk semakin memahami pelajarannya di tengah pembelajaran jarak jauh saat ini," ucap Maulana.

Kreasi Video Belajar

Usaha yang dilakukan Maulana ternyata membuahkan hasil. Selain dapat membantu teman-temannya, karya video siswa ini menjadi salah satu pemenang Vocational Video Challenge 2020 setelah bersaing dengan 1.203 video kompetisi belajar yang dikirimkan oleh siswa dari 682 SMK yang menerapkan kurikulum TBSM Astra Honda di seluruh Indonesia.

Kompetisi video berdurasi maksimal 15 menit tersebut terbagi menjadi 3 tema materi, yaitu penyetelan jarak renggang valve in/out untuk sepeda motor Honda jenis skutik, penggantian brake shoe untuk Honda Revo 110, dan teknologi PGM-FI (reset ECM, TP, dan setting altitude).

adv

Foto: dok. AHM

Dari ribuan video kompetisi belajar yang dikirimkan para siswa sejak awal Oktober, terpilih 81 karya video siswa yang diunggah ke YouTube dengan tagar #VocationalVideoChallenge sebagai syarat peserta untuk dapat mengikuti seleksi nasional. Apresiasi video kompetisi belajar ini diumumkan ke publik melalui feed Instagram @Sahabat1hati pada 25 November.

Maulana yang mewakilkan area NTB, menjadi pemenang pada tema video penyetelan jarak renggang valve in/out untuk motor Honda jenis skutik. Video bertema penggantian brake shoe Honda Revo 110 dimenangkan oleh Bayu Ardika dari SMKN 1 Baso, Sumatera Barat. Sementara itu, video dengan tema teknologi PGM-FI (reset ECM, TP, dan setting altitude) dimenangkan oleh Alfi Nur Mujaddid dari SMKN 2 Kuripan, Lombok, NTB.

"Kami mengapresiasi semangat dan antusias para pelajar SMK yang mengikuti kompetisi belajar ini. Keinginan mereka untuk menginspirasi rekan-rekannya dalam belajar seolah melampaui keterbatasan aktivitas belajar di masa pandemi. Kami akan terus dukung semangat ini untuk memajukan dunia vokasi," ujar GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin.

Pada kompetisi video belajar ini, penilaian tidak hanya diambil berdasar konten kreativitas siswa SMK dalam mempresentasikan bahan belajar saja. Peserta juga ditantang menghadirkan alur cerita dan konten video yang menarik, kualitas video baik dari segi konten maupun pengambilan gambar, penggunaan ejaan, pemilihan kata dan bahasa yang sesuai, serta memiliki unsur originalitas konten yang baik.

Video belajar para pemenang Vocational Video Challenge 2020 juga dapat terus digunakan dan bermanfaat bagi pelajar SMK lainnya. (adv/adv)