Kenali Macam-macam Dongkrak Mobil Sesuai kebutuhan

Rizki Pratama - detikOto
Senin, 23 Nov 2020 18:40 WIB
Montir memperbaiki mobil yang sempat terendam banjir, di bengkel mobil Sapta Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/1/2020). Sebanyak 25 mobil yang terendam banjir diperbaiki di sini dengan biaya mulai Rp 2 juta hingga Rp 10 juta tergantung jenis kerusakan dan penggantian komponen.
Macam-macam dongkrak mobil. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Bagi beberapa orang, melakukan beberapa perawatan mobil biasanya dilakukan sendiri. Salah satu benda yang cukup penting dimiliki untuk itu adalah dongkrak.

Dongkrak yang dapat berfungsi mengangkat mobil dapat memudahkan anda dalam melakukan pergantian ban mobil. Selain itu, untuk mengecek atau memperbaiki mesin bagian bawah mobil menggunakan dongkrak juga akan lebih mudah.

Nah, bagi anda yang belum punya dongkrak dan ingin memilikinya, sebaiknya ketahui dulu jenis dan bentuknya. Dikutip dari ada laman Suzuki, ada beberapa jenis dongrak yang dapat dibedakan dari cara kerja dan bentuknya.

Berdasarkan cara kerjanya, dongkrak terbagi dua. Ada yang digerakkan secara mekanik, ada juga yang digerakkan dengan gaya hidrolik.

Dongkrak Mekanik

Dongkrak mekanik, adalah dongkrak yang bertumpu pada roda gigi serta batang. Gaya pada dongkrak ini berpusat pada roda gigi, yang kemudian akan meneruskan dan memperbesar gaya ke bagian batang.

Cara kerjanya, roda gigi ini diputar, kemudian gaya tekan pada bagian tersebut sampai ke batang. Bagian batang mengubah gaya tekan menjadi daya angkat.

Dongkrak Hidrolik

Sementara itu, dongkrak hidrolik sistem tumpunya terdapat pada cairan fluida, yang berfungsi untuk memberi daya tekan sehingga menghasilkan gaya angkat. Dongkrak jenis ini biasanya berbentuk seperti mulut buaya, dengan tingkat kepraktisan yang tinggi.

Titik tumpu dongkrak ini berbentuk pipih dan memiliki roda kecil, sehingga memiliki ground clearance yang rendah, dan bisa menggunakan sistem hidrolik. Hal ini membuat sistem kerja dongkrak ini menjadi lebih mudah, dan gaya tekan yang kecil bisa menghasilkan gaya angkat yang besar.

Selain berbeda dalam cara kerja dasarnya, dongkrak juga dibedakan berdasarkan bentuknya. Perbedaan bentuk ini membuat cara menggunakannya berbeda pula. Ada dongkrak gunting, dongkrak botol, dongkrak buaya, dan dongkrak botol M/buaya.

Dongkrak Gunting

Dongkrak jenis ini memiliki nama lain, yaitu dongkrak ketupat atau jembatan. Dongkrak gunting adalah dongkrak standar yang biasanya disertakan dalam setiap pembelian mobil baru. Dongkrak ini termasuk dongkrak mekanik.

Kelebihan dongkrak jenis ini adalah praktis dan lebih ringan. Selain itu, dongkrak gunting juga memiliki harga yang murah, serta perawatannya mudah.

Cara menggunakannya, pertama letakkan dongkrak pada posisi yang aman dan tepat. Setelah itu, ambil batang tuas pengungkit dan pasanglah pada lubang di tepi dongkrak. Kemudian, putar tuas searah jarum jam (ke kanan) untuk mengangkat, dan ke kiri untuk menurunkannya.

Meskipun terlihat mudah dalam teori, namun kenyataanya dongkrak ini cukup susah digunakan karena membutuhkan banyak tenaga untuk mengangkat mobil. Batang tuas yang tipis, membuat dongkrak semakin sulit digunakan terutama bagi yang tidak terbiasa.

Dongkrak jenis ini adalah dongkrak hidrolik yang bentuknya mirip dengan botol. Biasanya, dongkrak ini banyak disertakan dalam pembelian mobil, terbanyak kedua selain dongkrak gunting.

Dongkrak Botol

Kelebihan dongkrak botol adalah bentuknya yang lebih ringan dan kecil, dan cara penggunaannya yang lebih mudah. Penggunaannya tidak membutuhkan banyak energi, dan mengangkat mobil jauh lebih gampang. Selain itu, dongkrak ini tersedia mulai dari ukuran 2 ton hingga 100 ton.

Dongkrak ini bisa digunakan hanya dengan menaik turunkan tuas pengungkitnya. Minyak dalam dongkrak meneruskan gaya yang kemudian menghasilkan daya angkat. Cara penggunaannya cukup mudah, pertama tempatkan dongkrak botol di bawah mobil.

Selanjutnya ambil tuas pengungkit, dan putar ke kanan penuh pada pengunci hidrolik. Tujuannya adalah pengunci hidrolik, dan pindahkan tuas tersebut ke pemompa hidrolik. Lalu, pompa dengan cara menaik turunkannya. Untuk menurunkan, putar pengunci hidrolik ke arah kiri.

Dongkrak Buaya

Dongkrak lain yang biasanya digunakan pada mobil adalah dongkrak buaya, disebut demikian karena bentuknya yang menyerupai buaya. Dongkrak ini termasuk dalam jenis dongkrak hidrolik.

Kelebihan dongkrak jenis ini adalah penggunaannya paling mudah dibandingkan dongkrak botol ataupun dongkrak gunting. Selain itu, dongkrak jenis ini bisa digunakan disemua jenis mobil, termasuk mobil kecil.

Bentuk dongkrak ini mirip dengan dongkrak botol, namun memiliki roda dan dalam posisi rebah, sehingga membuat dongkrak ini semakin mudah digunakan. Dongkrak buaya juga bisa digunakan disegala medan, baik miring atau tidak rata, karena adanya roda tadi.

Cara menggunakan dongkrak ini hampir sama dengan dongkrak botol, yaitu memutar pengunci ke kanan dengan tuas pengungkit. Kemudian, tuas dipindahkan pada pompa hidrolik untuk memompa dengan cara menaik turunkan tuas. Untuk menurunkan, putar pengunci ke arah kiri.

Dongrak Botol M/Buaya

Sesuai dengan namanya, dongkrak ini merupakan perpaduan antara dongkrak botol dan dongkrak buaya. Fungsinya tentu saja untuk lebih memaksimalkan kinerja dongkrak botol dalam mengangkat beban.

Kelebihannya adalah kapasitas yang bisa diangkat oleh dongkrak ini jauh lebih besar, Namun, dongkrak ini memiliki beban yang terlalu berat sehingga susah untuk digeser. Dongkrak botol M/buaya memiliki kapasitas 22 ton hingga 50 ton.

Cara menggunakan dongkrak ini sama dengan dongkrak botol M atau buaya yaitu melakukan penguncian dan memompanya. Jenis dongkrak ini pada dasarnya sama-sama menggunakan sistem hidrolik.



Simak Video "Jangan Asal! Ini Cara Memoles Mobil yang Tepat"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/lth)