Lagi Sulit, Ini 10 Siasat Agar BBM Irit

Rizki Pratama - detikOto
Kamis, 29 Okt 2020 06:02 WIB
LCGC tak isi bensin beroktan 92
Tips hemat BBM. Foto: Ridwan Arifin
Jakarta -

Di masa pandemi virus Corona ini banyak orang berupaya untuk menghemat pengeluaran karena kondisi ekonomi yang sulit. Termasuk konsumsi BBM yang memiliki dampak besar dalam pengaturan keuangan.

Nah, untuk BBM ini ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat. Cara-cara di bawah ini disampaikan oleh Suzuki Indonesia seperti dilihat dari situs resminya.

1. Isi di Pagi Hari

Pengisian BBM juga berpengaruh dalam efisiensi penggunaannya. Baiknya mengisi BBM dilakukan pada pagi hari sebab BBM yang berada di tempat penyimpanan SPBU masih dalam kondisi dingin. BBM yang dingin cenderung lebih kental dan isinya bisa lebih banyak.

2. Jangan Tunggu Tangki Kosong

Membiarkan tangki bensin sampai kosong adalah kebiasaan buruk. Baiknya kurangi kebiasaan ini, sebab ini dapat merusak mesin kendaraan. Biasakan mengisi BBM saat volume bensin tinggal setengah.

3. Perhatikan Nominal

Hal penting selanjutnya yaitu perhatikan petugas SPBU. Kebiasaan petugas biasanya mempengaruhi jumlah isi bahan bakar yang diisikan. Mintalah petugas untuk tidak menekan tuas selang karena dapat mengubah jumlah takaran BBM yang diisi menjadi lebih sedikit tetapi nominal harganya lebih mahal.

4. Pakai Oktan Tinggi

Semakin tinggi oktan, maka proses pembakaran semakin baik. Artinya jika pembakaran sempurna, konsumsinya juga akan lebih efisien. Selain itu bahan bakar dengan oktan tinggi juga bagus untuk kesehatan mesin kendaraan

5. Usahakan Tidak Lewat Macet

Bagaimana mobil digunakan juga berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Namun, terkadang cara berkendara juga dipengaruhi oleh kondisi jalanan seperti saat macet. Berkendara saat macet selain membuang waktu juga membuang bensin yang menyala lebih lama.

6. Atur Kecepatan

Semakin dalam menginjak pedal gas maka semakin besar pula bensin yang disemprotkan ke ruang pembakaran. Kecepatan tinggi dapat menyebabkan perputaran mesin yang tinggi dan menghabiskan banyak bensin. Kecepatan terlalu rendah juga butuh menginjak pedal lebih dalam untuk menambah kecepatan dan konsumsi bahan bakar juga lebih besar. Usahakan melaju dengan kecepatan yang stabil. Untuk mobil manual penggunaan gigi tinggi saat jalan menanjak dapat menguras bahan bakar lebih banyak, begitupun menggunakan gigi rendah secara terus menerus saat jalanan normal. Atur gigi kendaraan secara tepat agar tidak menyebabkan pemborosan bahan bakar kendaraan.

7. Mengurangi Penggunaan AC

Walaupun ini adalah fungsi kenyamanan, tapi kalau prioritas utama anda adalah berhemat, mematikan AC adalah salah satu caranya. Penggunaan bahan bakar kendaraan otomatis berjalan selama AC mobil dinyalakan. Sebaiknya tidak menyalakan AC ketika udara sedang sejuk untuk menghemat bahan bakar. Tidak hanya itu, jangan lupa mematikan AC sebelum kendaraan dimatikan, jadi saat mesin dinyalakan AC tidak langsung bekerja untuk ikut menyala juga.

8. Tekanan Angin Ban

Tekanan angin ban akan mempengaruhi performa mesin. Jika terlalu rendah, ban lebih sulit berputar da mesin akan bekerja lebih berat yang tentunya juga membuat mesin membutuhkan lebih banyak asupan bahan bakar. Selalu periksa tekanan angin ban dalam kondisi sesuai standar.

9. Perhatikan Bobot Kendaraan

Dampaknya hampir sama dengan ban yang anginnya kurang, yaitu kebutuhan mesin bekerja lebih berat seiring bebannya bertambah. Apabila tidak penting, kurangi beban-beban yang diangkut oleh mobil anda.

10. Pakai Oli yang Tepat dan Rutin Perawatan

Penggunaan oli yang tepat dapat meminimalisir penguapan dan dapat menghemat konsumsi bahan bakar kendaraan sekitar 5%. Oli ini mampu melumas mesin secara maksimal dan efisien dalam menjaga keadaan mesin. Jangan lupa juga untuk secara berkala melakukan perawatan mesin agar kinerjanya tetap optimal.



Simak Video "Marak Kebakaran SPBU, Pertamina Wanti-wanti Petugas Bandel"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)