Rabu, 15 Apr 2020 17:15 WIB

Bikers Pakai Masker Kain Efektif Tangkal Corona saat PSBB?

Ridwan Arifin - detikOto
Pengrajin menyelesaikan pembuatan masker kain di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020). Produksi masker dengan menggunakan bahan kain katun tersebut dijual seharga Rp5.000- Rp15.000 per buah dan menjadi alternatif di tengah kelangkaan dan kenaikan harga masker medis. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc. Ilustrasi masker kain rumahan Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya
Jakarta -

WHO menyarankan saat ini masker bedah hanya diperuntukan kepada tenaga medis sebagai garda depan melawan virus corona. Beberapa wilayah mulai membatasi kegiatan dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tapi bagi yang hendak keluar rumah diwajibkan menggunakan masker.

Sebagai langkah alternatif, pengguna jalan menggunakan masker kain hingga masker buatan rumahan. Efektifkah penggunaan masker ini untuk menangkal virus corona?

dr Wibisono salah satu penggawa Meddocs & Friends mengatakan penggunaan masker kain saat ini lebih baik ketimbang tidak melindungi diri sama sekali.

"Masker kain cukup efektif untuk meminimalisir penyebaran virus, karena semakin banyak nya orang yang tanpa gejala," ujar Wibisono saat dihubungi detikcom.

Mengutip penelitian Cambridge University, Rabu (15/4/2020) tentang efisiensi masker rumahan berbahan kain untuk melindungi virus. Para peneliti menguji sebanyak 21 orang yang dibagi menjadi tiga kelompok yakni menggunakan masker rumahan (berbahan kain), masker bedah, dan tanpa masker.

Ketiganya diuji dengan mikrorganisme Bacillus Atrophaeus dan Bacteriophage MS2. Efisiensi penyaringan juga diuji di sini.

Hasil penelitian itu menyebutkan bahwa rata-rata masker kain mampu menahan mikroorganisme yang dikeluarkan orang ketika batuk. Meski masker bedah tiga kali lebih efektif untuk mencegah transmisi perpindahan virus ketimbang masker kain.

Sementara bahan yang lebih baik digunakan untuk masker wajah adalah kain sarung bantal dan kaus katun. Selain efisiensi penyaringan yang baik, kedua bahan itu lebih nyaman untuk dijadikan masker wajah.

Penelitian itu menyebutkan jika masker kain bisa mencegah infeksi namun tidak menghilangkan risiko tertular virus.

"Tetapi hal ini (menggunakan masker kain) lebih baik daripada tanpa proteksi," tulis kesimpulan penelitian itu.



Simak Video "Tak Pakai Masker di Yogya, Siap-siap Kena Sanksi"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com