"Pertama persiapkan kesehatan individu, penumpang, hingga kendaraan, karena ruas jalan relatif baru," buka instruktur Rifat Drive Labs, Andry Berlianto, kepada detikcom, Jumat (6/12/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena kita belum tahu, apakah ada bantuan yang stand by sepanjang rute baru tersebut," jelasnya.
Andry juga memberi saran supaya pengendara mobil tetap waspada dan menjaga kecepatan berkendara sesuai rambu-rambu yang ada.
"Sebab di atas jalan layang biasanya akan ada efek angin samping (side wind) yang harus di waspadai," terangnya lagi.
Selain itu, pengendara mobil perlu membawa bekal yang cukup, karena kemungkinan besar tidak akan ada rest area sepanjang tol layang Jakarta-Cikampek.
"Dan berkendaralah beramai-ramai (ditemani), untuk mengantisipasi efek lelah hingga kantuk," saran Andry.
"Jangan lupa juga untuk terus up to date tentang perkembangan jalur jalan. Jika ragu dengan keamanannya, gunakan jalur biasa saja (lewat bawah)," pungkasnya.
Terakhir dan penting juga jangan lupa cek tangki bensin ya detikers!
Halaman 2 dari 2
(lua/ddn)













































Komentar Terbanyak
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?