Hal itu memang mengasyikan, namun ada yang harus Anda perhatikan ketika
melakukan mengemudi. Ada istilah yang perlu Anda kenal yakni Driver is a Driving, pepatah itulah yang seharusnya selalu diingat bagi setiap pengendara ketika melakukan aktifitas berkendara menggunakan roda empat.
"Ingat machine has no brain," kata instruktur Dodi Budiono dalam Driving Skills For Life (DSFL), yang diselenggarakan PT Ford Motor Indonesia (FMI) beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, mengemudi adalah pekerjaan yang berbahaya, dan itu dibutuhkan tingkat konsentrasi penuh pada saat mengemudi, dan jangan biarkan konsentrasi Anda terganggu akibat hal sepele di luar kendaraan yang berakibat fatal pada diri Anda dan penumpang lainnya.
Hal-hal sepele itu seperti melihat kendaraan lain yang distop polisi, teman atau bahkan wanita cantik yang berada dipinggir jalan dan aktifitas lainnya diluar kendaraan yang bisa menggangggu konsentrasi mengemudi.
Sebaiknya anda jangan melirik pada hal-hal seperti itu, sebab itu dianggap gangguan external. Dan bahayanya karena otak Anda dipaksa berpikir hal penting lainnya saat mengemudi. Sebab, apapun bisa terjadi dalam waktu sepersekian detik.
Menurut Dodi Budiono, manusia dalam membutuhkan waktu 1 detik dan reaksi mekanis pengereman setiap kendaraan telat 1 detik dan ditambah safety faktor 1 detik, dan dalam 3 detik reaksi diperlukan untuk menjaga segala peristiwa bisa terjadi, entah berupa halangan didepan kendaraan ataupun yang berakibat fatal.
Selain itu, jaga jarak aman kendaraan anda saat beriringan yaitu 3 detik di kala cuaca cerah, dan saat kondisi hujan turun sebaiknya 4 hingga 6 detik, untuk menjaga reaksi berkendara.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer