Jangan Asal, Ini Tips Pilih Lampu LED Aftermarket untuk Motor

Luthfi Anshori - detikOto
Senin, 28 Mar 2022 08:48 WIB
Tips memilih lampu LED aftermarket untuk motor
Foto: Dok. Autovision. Tips memilih lampu LED aftermarket untuk motor.
Jakarta -

Lampu LED memiliki keunggulan dibanding lampu halogen biasa. Lampu LED disebut-sebut lebih kuat dan tahan lama dalam penggunaannya, bahkan bisa mencapai masa pakai puluhan ribu jam jika dalam kondisi baik. Lalu bagaimana tips memilih lampu LED aftermarket yang bagus untuk motor?

Dijelaskan Autovision dalam keterangan resminya, dalam memilih lampu LED semuanya dipengaruhi berbagai faktor, seperti kondisi mika serta kelistrikan.

"Jika kedua faktor di atas dalam kondisi yang baik, maka usia lampu pun akan lebih awet. Lampu LED dengan pengendalian panas yang baik bisa mencapai umur pakai lebih dari 10.000 jam".

Adapun 4 poin yang sebaiknya Anda ketahui saat ingin mengganti dan mengaplikasikan lampu LED motor variasi, yakni:

1. Kenali tipe kelistrikan motor

2. Ruang pemasangan

3. Titik jatuh cahaya

4. Panas pada mika

Berikut rekomendasi lampu LED motor sesuai dengan tipenya:

1. Motor Bebek/Cub dan Skutik Rakitan Lokal

Umumnya menggunakan soket lamp P15d25-1 dengan tipe lampu M5 atau H6. Fitur tersebut bisa didapatkan pada produk RZ1/OXY AC/DC. Contohnya motor jenis matic Honda Vario sebelum 2013, Yamaha Mio, Suzuki Nex, dan Honda BeAT.

2. Motor Transmisi Manual (Kopling)

Umumnya menggunakan tipe soket lampu P43t atau PX43t dengan lampu H4 ataupun HS1. Fitur tersebut bisa didapatkan pada produk Clarity atau RZ1 AC/DC atau Oxy AC/DC. Contoh Honda Verza, CB150, Yamaha Byson, Bajaj, Kymco Sevira, Suzuki Bandit, Kawasaki Ninja 150R atau bisa juga untuk Vespa Sprint/LX.

3. Motor Sport

Umumnya menggunakan soket lampu PX26d dengan tipe lampu H7. Fitur tersebut bisa didapatkan pada produk Clarity DC. Banyak diaplikasi motor Sport seperti Kawasaki Ninja atau Yamaha YZF-R25.

(lua/rgr)