Tips Agar Ban Tidak Benjol, Gampang Banget Kok!

M Luthfi Andika - detikOto
Jumat, 01 Okt 2021 20:50 WIB
Gojek dan Tokopedia resmi merger dan menghasilkan grup GoTo.
Ilustrasi mitra ojek onilne Gojek Foto: Dok. GoTo
Jakarta -

Detikers pernah mengalami ban benjol tidak? Jika pernah artinya serat kawat pada ban detikers telah putus, jika demikian jangan sekali-kali nekat untuk terus menggunakannya ya, karena bisa dipastikan hal itu berbahaya.

Seperti yang disampaikan produsen ban asal Indonesia Kingland Tire yang mengingatkan kepada seluruh pengendara motor, terutama para ojek online untuk kerap mengandalkan sepeda motor untuk mencari nafkah untuk tetap memperhatikan kualitas ban.

"Agar ban bisa awet, perlu dilakukan perawatan serta pemilihan ukuran ban yang tepat dan sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Selain itu para pengendara juga harus membiasakan diri untuk rutin melakukan pengecekan tekanan angin pada ban," ujar National Sales Manager Kingland, Ferry Candra Kusuma.

"Tips yang paling gampang merawat ban yaitu rutin setiap hari mengecek tekanan angin. Makanya di ban itu kan ada kode tekanan angin. Sebisa mungkin harus selalu disesuaikan dengan standarnya. Jika ini dilakukan maka ban motor bisa awet dan berumur panjang," Ferry menambahkan.

Pengemudi mobil ini menggunakan ban yang tidak layak pakai. Di bagian dinding luarnya sudah banyak benjolan, bahkan hingga mencapai 15 benjolan.Pengemudi mobil ini menggunakan ban yang tidak layak pakai. Di bagian dinding luarnya sudah banyak benjolan, bahkan hingga mencapai 15 benjolan. Foto: Kepolisian Derbyshire

Apabila kondisi ban kempes, lanjut Ferry, segera tambah angin dan hindari memaksakan berkendara dengan ban kempes. Tekanan angin yang di bawah standar bisa membuat ban gampang bocor, cepat botak, hingga retak. Sedangkan tekanan angin yang berlebihan juga berisiko ban pecah atau meledak.

"Menjaga tekanan angin ban tidak hanya bertujuan membuat ban motor lebih awet. Akan tetapi tekanan angin yang sesuai standar/rekomendasi juga berhubungan dengan keselamatan pengendara dan penumpang (yang dibonceng)," kata Ferry.

"Jika tekanan angin pas, akan mencegah ban gelembung atau gendut, mencegah ban retak, dan lain-lain. Ada faktor-faktor yang membuat ban gelembung seperti terlalu sering melakukan pengereman mendadak. Tekanan pada satu titik pengereman itu kemudian berpindah ke titik lain pada ban sehingga menyebabkan bergelombang," ujar Ferry.

Cara Produsen Ban Lokal Bantu Mitra Ojol di Masa Pandemi

Demi membantu dan meringankan beban para pengemudi ojek online (ojol) di masa pandemi, Kingland Tire juga menghadirkan promo untuk mitra ojol yang ingin mengganti ban motor.

(Halaman ke-2 Mitra Ojek Online sangat diuntungkan)

Dalam program kerjasama ini, Kingland Tire menggandeng perusahaan penyedia jasa transportasi online, Gojek. Driver mendapatkan potongan harga spesial yang cukup menarik.

"Nantinya, para mitra driver (Gojek) akan mendapatkan potongan harga spesial. Mereka juga dapat menikmati kenyamanan dan keamanan berkendara, dengan material ban yang khusus dan telah melalui uji durability penggunaan, di mana metode ini sudah setara pengujian produk OEM (ban bawaan motor)," kata Marketing and Development Division Kingland Tire, Joko Suseno.

Sebagai permulaan, kerjasama Kingland - Gojek berjalan untuk 1 tahun dan akan diperpanjang lagi. Khusus untuk kerjasama ini, pihak Kingland Tire menggandeng 35 bengkel rekanan yang tersebar di Jabodetabek.

Logonya Dicatut untuk Seruan Demo, Gojek Imbau Mitra Tak TerprovokasiIlustrasi mitra ojek online Gojek Foto: Dok. Istimewa

"Program Gojek ini dimulai dari area Jabodebek dahulu dengan start awal sebanyak 35 bengkel pilihan, yang telah dilengkapi dengan mesin pembuka ban serta tenaga kerja yang terlatih," tambah Ferry Chandra, National Sales Manager Kingland.

"Metode pembelian secara offline di 35 bengkel terpilih. Sebab untuk ban, ada proses pemasangan. Jadi bengkel-bengkel tersebut sudah dilengkapi dengan tire changer," bebernya.

Sebagai informasi, PT. King Tire Indonesia, sebagai produsen lokal ban sepeda motor yang berlokasi di Cikande, Serang, telah mengeluarkan produk-produk unggulan dari berbagai sisi performa, seperti King Tiger, King Jaguar, King Anaconda, King Puma dan lain-lain. Kingland juga telah menciptakan ban dengan performa premium, serta produk-produk untuk kelas kompetisi balap.

(lth/din)