Cara Mudah Merawat Motor Fairing

Luthfi Anshori - detikOto
Selasa, 24 Agu 2021 07:59 WIB
Yamaha R25 model 2018
Cara mudah merawat motor fairing. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Dibandingkan dengan naked bike atau motor matic, motor sport fairing termasuk yang paling susah dirawat. Ini karena motor tersebut memiliki banyak bagian bodi yang hampir menutupi sebagian besar area mesin.

Tapi jangan khawatir, kamu masih tetap bisa merawat sendiri motor fairing kesayanganmu di rumah. Seperti dijelaskan Yamaha dalam keterangan resmi, setidaknya ada 8 cara merawat motor sport fairing di rumah.

"Diperlukan pengecekan komponen-komponen secara menyeluruh agar penggunaannya optimal, termasuk pada bagian fairing itu sendiri. Untuk itu kami menyediakan langkah-langkah perawatan motor sport fairing yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen," papar Riyadi Prihantono, Manager After Sales Service CS Division PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Berikut perawatan motor sport fairing yang dapat dilakukan oleh konsumen:

1. Rutin memanaskan mesin motor

Memanaskan motor secara rutin setiap hari selama 5 - 10 menit membuat oli menjadi tersirkulasi sehingga part-part yang yang ada di dalam mesin menjadi terlumasi dan mesin motor dapat bekerja secara optimal. Memanaskan motor juga bermanfaat untuk mengisi kembali daya baterai atau aki motor agar tidak mudah ngedrop atau soak.

2. Cairan pendingin (air radiator)

Periksa ketinggian cairan pendingin di dalam reservoir. Jika kurang dapat ditambahkan cairan pendingin yang disarankan. Serta periksa jika ada kebocoran sistem pendingin.

3. Sistem pengereman

Periksa ketinggian level minyak rem melalui indikator pada master rem, serta memeriksa ketebalan kampas rem depan dan belakang melalui indikator keausan kampas rem. Bersihkan kampas rem dari oli, pelumas, serbuk kampas rem pada permukaan rem dan komponen sekitarnya.

4. Kopling dan pemindah gigi

Periksa gerak bebas tuas kopling dan setel jika diperlukan. Pastikan perpindahan gigi dapat bergerak dengan normal dan setel jika diperlukan.

5. Rantai penggerak

Bersihkan dan lumasi rantai, serta periksa kekencangan rantai jika perlu setel di bengkel motor terdekat. Gunakan produk pelumas rantai yang disarankan.

6. Kondisi ban

Cek kondisi tekanan ban dan alur ban agar berkendara lebih nyaman performa tetap maksimal. Tekanan ban normal ban depan: 200 kPa/ 29 psi dan ban belakang: 225 kPa/33 psi.

7. Periksa kondisi battery/accu

Cara yang paling mudah dengan cek fungsi starting dan klakson jika masih berfungsi artinya aki dalam kondisi OK. Jika Anda memiliki multitester, maka battery / accu kondisi yang OK memiliki tegangan >12.4 volt. Jika hasil ukur di bawah angka tersebut, lakukan pengisian ulang di bengkel terdekat.

8. Jaga kebersihan fairing

Fairing sebaiknya dibersihkan secara berkala agar tampilannya tetap kinclong. Apalagi jika motor baru saja digunakan saat musim hujan. Jika tidak tepat membersihkannya, maka dapat merusak fairing.

Gunakan kain lembut yang bersih atau spons dengan air untuk membersihkan bahan plastik. Bisa juga menggunakan deterjen ringan yang diencerkan dengan air, lalu dibilas. Untuk model berwarna matte, jangan membersihkannya dengan sikat, produk kimia keras, atau senyawa pembersih karena dapat menggores atau merusak permukaannya. Bahan wax juga jangan digunakan.

(lua/din)