Awas! Motor Terbakar Seperti Pedrosa Bisa Terjadi di Jalan Raya Juga

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 09 Agu 2021 09:42 WIB
Red Flag di MotoGP Styria 2021
Foto: MotoGP. Red Flag di MotoGP Styria 2021 akibat kecelakaan sampai motor terbakar.
Jakarta -

MotoGP Styria di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, semalam menyajikan balapan yang menegangkan. Bahkan, saat balapan baru mulai beberapa putaran, terjadi kecelakaan nahas yang membuat bendera merah atau red flag dikibarkan. Balapan harus ditunda.

Semua bermula dari Dani Pedrosa. Rider yang baru melakukan comeback dari pensiun itu terjatuh dari KTM tunggangannya di tikungan ke kanan.

Pedrosa jatuh dengan 'mulus' dan tak ada momen yang membuatnya dalam bahaya. Namun sejurus setelah motornya terseret di aspal datang rider Aprilia, Lorenzo Savadori. Savadori menabrak motor KTM Pedrosa dan motornya terangkat ke udara. Akibat tabrakan itu, motor KTM milik Pedrosa terbakar api besar.

Menurut praktisi keselamatan berkendara yang juga Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, kejadian motor terbakar karena kecelakaan bisa saja terjadi di jalan raya, tidak cuma di MotoGP. Ada beberapa penyebab motor terbakar.

"Pada sepeda motor, bahan bakar terdapat di sudut tertentu dan terbungkus kuat/kokoh, tapi dekat dengan badan motor. Sehingga apabila terjadi benturan/tabrakan yang mengakibatkan terjadinya kebocoran ditambah dengan gesekan yang memantik api/panas maka akan mengakibatkan kebakaran. Jadi sekalipun bahan bakar tersebut terlindungi tetap saja bisa bocor akibat lepasnya selang-selang penghubung. Tapi tidak hanya bahan bakar, oli juga bisa menjadi penyebabnya," jelas Sony kepada detikcom, Senin (9/8/2021).

Sony mencontohkan potongan video di Instagram yang menggambarkan motor terbakar saat kecelakaan. Dari potongan video itu, seorang pemotor tampak riding sendiri di jalan raya. Ketika sedang berbelok, motor terjatuh, rider mengalami kecelakaan low side. Sepertinya akibat gesekan motor dengan aspal dan bahan bakar yang bocor, motor langsung terbakar. Rider-nya juga ikut terbakar. Beruntung pengendara lain langsung membantu memadamkan api. Pengendara yang membantu ada yang membawa alat pemadam api ringan (APAR) sehingga api dapat segera dipadamkan.

"Mengacu pada video tersebut, ketika jatuh motor jangan dipegang. Lepasin aja untuk menghindari adanya api, tapi pastikan rider menggunakan sarung tangan," ujarnya.

Menurut Sony, menjaga motor agar tidak terbakar karena kecelakaan agak sulit. Karena setiap kecelakaan berpotensi kebakaran.

"Jadi penting untuk berkendara dengan hati-hati dan waspada. Misalnya kecepatan disesuaikan dengan aturan lalu lintas, manuver menikung jangan kayak Rossi, ketika ada genangan di depan segera kurangi kecepatan takutnya ceceran oli, jaga jarak dan lain-lain," beber Sony.

Namun, saat terjadi kebakaran akibat kecelakaan dan api menyambar rider, Sony menyarankan segera padamkan dengan mencari sumber air atau debu. Bisa juga memadamkan api dengan berguling-guling.

"Tenang dan jangan panik. Segera menjauh dari motor (saat terjadi motor terbakar akibat kecelakaan)," ujar Sony.



Simak Video "Bukan Pertamax atau Premium, Ini Bensin yang Dipakai Motor MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)