Ini Etika Jadi Penumpang Motor Agar Selamat Sampai Tujuan

M Luthfi Andika - detikOto
Rabu, 14 Apr 2021 08:54 WIB
Tips Membonceng Anak di Motor
Ilustrasi pengendara dan penumpang motor Foto: 20detik
Jakarta -

Berkendara dengan baik dan benar dengan menaati peraturan memang sudah harus dilakukan pengendara baik motor dan mobil. Tapi pasti banyak dari kita sebagai pengendara tidak tahu bagaimana sih etika menjadi penumpang sepeda motor yang benar, agar selamat dan tidak mengganggu pengendara yang tengah mengemudikan sepeda motor?

Manager Safety Riding Astra Honda Motor (AHM), Johanes Lucky pada Virtual Zoom Forwot bersama AHM mengatakan ada etika penumpang sepeda motor yang harus dilakukan, agar tidak mengganggu pengendara motor.

"Ketika di atas sepeda motor, keduanya baik pengendara motor atau penumpang memiliki risiko yang sama. Untuk itu penumpang harus menggunakan safety gear layaknya pengendara motor," kata Johanes.

Johanes mengatakan etika penumpang sepeda motor ialah harus mengikuti gerakan pengendara motor. Hal ini dilakukan agar pengendara motor tidak sulit mengendalikan sepeda motor.

"Penumpang harus menghadap ke depan dengan posisi yang sama seperti pengendara dan harus mengikuti gerak pengemudinya. Selain itu kami sering kali mengingatkan penumpang harus memegang pinggul pengendara, atau lutut kaki harus menjepit pinggul dan badan juga harus mengikuti gerak tubuh pengendara," Johanes menambahkan.

Sebagai catatan penumpang sepeda motor pada era New Normal memiliki perbedaan dibandingkan di masa sebelum pandemi COVID-19, seperti dalam pemberitaan detikOto sebelumnya, diantaranya:

1. Menggunakan Helm Sendiri

Sebelum masa pandemi penumpang motor mungkin lebih bebas untuk meminjam helm kepada teman atau rekan-rekan. Namun pada masa New Normal detikOto ingatkan untuk menggunakan helm sendiri.

2. Menggunakan Masker

Terus menggunakan masker, Dikutip dari laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat, penyebaran virus Corona memungkinkan dari manusia ke manusia melalui percikan droplet. Bersin atau droplet orang yang terinfeksi bisa jatuh di objek atau permukaan benda.

3. Menggunakan Sarung Tangan Steril

Layaknya pengendara, penumpang juga disarankan untuk menggunakan sarung tangan, terlebih jika detikers menggunakan jasa ojek online.

Sarung tangan menjadi peranti yang disarankan untuk digunakan saat menggunakan jasa ojek online atau kendaraan umum. Karena saat menggunakan jasa ojek online atau kendaraan umum, pengguna jasa akan menghindari berinteraksi langsung dan bersentuhan dengan benda dan orang lain.

4. Sampai Tujuan Cuci Tangan dan Wajah

Setelah sampai tujuan, penumpang sepeda motor disarankan untuk segera melakukan cuci tangan dan wajah. Hal ini dilakukan agar protokol kesehatan bisa terwujud.

5. Ketika Sampai Rumah Langsung Membersihkan Diri

Setelah berkendara disarankan untuk langsung membersihkan diri. Dan langsung mengganti dan menaruh pakaian di tempat kotor, untuk langsung dibersihkan sebelum berinteraksi dengan orang-orang rumah.



Simak Video "Tertangkap! Maling Motor di Purwakarta Babak Belur Dihajar Massa"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)