Rabu, 11 Nov 2020 18:37 WIB

Lihat Korban Kecelakaan Lalu Lintas, Jangan Asal Angkat-PIndah ke Pinggir Jalan!

M Luthfi Andika - detikOto
Ilustrasi Kecelakaan Lalu lintas Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. Bagaimana memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas? Foto: Getty Images/simonkr
Jakarta -

Saat menyaksikan kecelakaan lalulintas, detikOto ingatkan agar tidak langsung mengangkat korban ke pinggir jalan. Niat baik detikers menolong orang malah bisa membuat kondisi korban semakin parah. Atas dasar itulah pengetahuan pertolongan pertama para korban kecelakaan wajib kita dipahami bersama.

Tapi bagaimana sih cara menolong korban kecelakaan yang benar tanpa memperparah kondisi korban? Tenang ada tips atau cara yang tepat untuk bisa mengangkat korban kecelakaan dan meminggirkan korban kecelakaan, seperti tertulis dalam makalah 'Jadilah Penolong Kecelakaan di Jalan, Semua orang bisa jadi Penolong' yang dikeluarkan World Health Organization (WHO), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Germas.

Dikatakan, pemindahan pada setiap korban kecelakaan lalu lintas yang tidak sadarkan diri harus dilakukan oleh minimal 3 orang penolong. Pindahkan korban seperti mengangkat jenazah, jangan memindahkan korban seperti menenteng atau menjinjing.

Cara melakukan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan.Cara melakukan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan. Foto: Dok. Jadilah Penolong Kecelakaan di Jalan, Semua orang bisa jadi Penolong' yang dikeluarkan World Health Organization (WHO), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Germas.

Posisi Penolong pada saat memindahkan korban adalah satu orang pada bagian atas meliputi kepala sampai bahu, kemudian 1 orang bagian tengah meliputi bagian punggung sampai pantat dan 1 orang selanjutnya bagian bawah mulai dari lutut sampai mata kaki. Terakhir hindari posisi korban menggantung terutama bagian leher/kepala.

Lalu bagaimana jika korban mengalami patah tulang? Jika menemukan situasi ini, pastikan terlebih dahulu korban mengalami patah tulang pada bagian mana dan kita bisa mengetahui dengan melihat tanda-tanda patah tulang.

Seperti terdapat kelainan bentuk pada tungkai atau lengan korban. Selanjutnya patah tulang juga bisa terbuka yaitu tulang terlihat keluar atau pun tertutup. Selain itu hati-hati saat memindahkan korban, berikan pertolongan dengan cara membuat tungkai/ lengan yang patah tidak bergeser.

[Lanjut Halaman Selanjutnya]

Selanjutnya
Halaman
1 2
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com