Rabu, 05 Agu 2020 07:23 WIB

15 Langkah Aman dan Sehat Naik Motor saat Pandemi

M Luthfi Andika - detikOto
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengingatkan pesepeda untuk berkendara di jalurnya. Apabila keluar dari jalurnya bisa dikenai denda tilang Rp 100 ribu. Ilustrasi berkendara saat New Normal Foto: Rifkianto Nugroho/detik.com
Jakarta -

Pada era New Normal banyak kebiasaan baru yang diberlakukan, hal ini juga berlaku untuk pengendara motor. Semua dilakukan agar kita sebagai pengendara bisa tetap beraktivitas namun terhindar dari penularan virus Corona.

Seperti yang disampaikan Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM), Johannes Lucky, pada ajang NGOVID FORWOT bersama Astra Honda Motor dengan membahas tema 'Saling Jaga, Bikers di era Adaptasi Kebiasaan Baru'.

"Kita melihat kita sebagai penggeraknya untuk bisa menerapkan adaptasi kebiasaan baru, yaitu perubahan perilaku atau kebiasaan untuk menjalankan aktivitas seperti biasa namun dengan selalu menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19," kata Lucky.

Lucky menjelaskan berbagai cara untuk bisa menerapkan protokol kesehatan harus dilakukan.

"Adaptasi-adaptasi saat berkendara bisa kita lihat di lapangan, mulai dari cek suhu badan, penggunaan masker yang benar tidak hanya bagian hidungnya saja, atau menerapkan social distancing yang benar tidak hanya menggunakan daun pisang saat melakukan social distancing di sepeda motor," ucap Lucky.

Langkah sebelum berkendaraLangkah sebelum berkendara Foto: dok. Astra Honda Motor

Selain itu Lucky menerangkan beberapa langkah yang harus dilakukan sebelum berkendara, agar saat berkendara rasa aman dan bisa terhindar dari COVID-19 bisa terwujud.

1. Penting atau tidak kita untuk berkendara

Sebelum berkendara kita sebagai pengendara harus memastikan apakah kegiatan yang akan kita lakukan untuk berkendara itu penting atau tidak. Jika tidak penting disarankan untuk tidak berkendara.

2. Regulasi

Sebelum berkendara pastikan kita mengetahui bagaimana regulasi pada satu daerah. Di Indonesia kasus COVID-19 bisa dikatakan masih terus bertambah dan tetapi sudah ada beberapa wilayah yang sudah dinyatakan hijau.

Bagi teman-teman yang hendak berkendara ke satu daerah harus melihat zonasi yang ada di masing-masing areanya apakah sudah hijau atau belum, mulai dari tempat startnya hingga finish-nya. Jika satu daerah masih menjadi kawasan dengan COVID-19 ya jangan riding.

3. Pastikan dalam kondisi sehat

Selanjutnya sebelum riding pastikan kita dalam kondisi sehat. Tidak dalam keadaan sesak nafas, demam, dan pastikan terus melakukan pengecekan tubuh terlebih dahulu, jika memasuki suhu 27 derajat lebih baik untuk tidak melakukan riding.

4. Riding Gear

Jika selama ini hanya menggunakan helm, jaket sarung tangan dan sepatu. Pada masa pandemi seperti sekarang disarankan untuk menambah riding gear saat berkendara.

Seperti selalu membawa masker, kalau berkendara bawa masker cadangan, handsanitizer. Selain itu disarankan untuk membawa tas untuk pelindung riding gear kita.

Selanjutnya tidak lupa untuk membawa perlengkapan makan, perlengkapan ibadah, dan terus menggunakan helm yang ada visor-nya atau kaca pelindung. Helm dengan kaca pelindung ini untuk menghindari kita sebagai pengendara untuk menyentuh muka dan mata akibat terkena debu dan lain-lainnya.

5. Persiapan kendaraan semaksimal mungkin

Selanjutnya pengendara di masa pandemi virus Corona seperti saat ini. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, bbm selalu penuh atau cukup sampai tujuan, kondisi ban, rem dan peranti lainnya dalam keadaan prima. Hal ini dilakukan untuk memastikan di jalanan tidak berhenti di satu tepat dan untuk mengurangi kontak dengan orang lain.

6. Menentukan rute sebelum berkendara

Jika sebelum masa pandemi kita berkendara terus memilih rute yang sama seperti tiap harinya. Pada masa pandemi seperti sekarang disarankan untuk memilih rute sebelum berkendara.

Hindari rute-rute yang macet agar tidak berhenti-henti akibat kemacetan.

7. Lebih mengkontrol emosi saat berkendara

Pada masa pandemi virus Corona saat ini, emosi berkendara sangat disarankan untuk bisa lebih dikontrol. Terlebih dengan melihat situasi saat ini banyak pemberitaan negatif akan Corona yang bisa mempengaruhi kita saat berkendara, sangat disarankan untuk bisa lebih mengkontrol emosi saat berkendara.

8. Pahami karakter pengendara lain

Kita sebagai pengendara harus lebih memahami karakter pengguna jalan lain. karena saat ini tidak hanya pengendara mobil atau motor, kita juga harus memahami pengendara lain seperti pengendara sepeda, pejalan kaki, dan pelari.

9. Lebih Waspada akan situasi bahaya di jalanan

Kita sebagai pengendara harus terus memprediksi akan bahaya yang bisa terjadi saat berkendara. Karena di masa pandemi virus Corona seperti sekarang kita sebagai pengendara kerap bertemu dengan situasi lalu lintas yang semakin sepi, disarankan jangan sampai lengah karena proses memprediksi bahaya harus tetap dijaga.

10. Jaga Jarak

Disarankan untuk seluruh pengendara untuk lebih menjaga jarak semaksimal mungkin dengan pengendara lain. Salah satunya dengan menghindari rute yang kerap mengalami kemacetan.

11. Minimalkan transaksi

Saat berkendara disarankan untuk meminimalkan transaksi dan memilih untuk melakukan transaksi digital atau uang pas sehingga tidak perlu mendapatkan uang kembalian. Sekaligus untuk mengurangi interaksi dengan orang lain.

12. Membawa bekal makanan sendiri

Pengendara juga disarankan untuk terus membawa bekal makanan sendiri. Sehingga saat harus berhenti beristirahat saat berkendara, kita sudah mengetahui makanan apa yang kita makan.

13. Lebih sering mencuci Riding Gear dan motor

Kalau biasanya pengendara lebih cuek akan riding gear seperti helm, baru akan mencucinya seminggu sekali, disarankan untuk lebih rajin mencuci riding gear. Karena kita tidak bisa mengetahui secara pasti apa yang ada di jalanan.

Selain itu motor juga disarankan untuk lebih sering dicuci, agar bisa terhindar dari penularan.

14. Pengendara langsung membersihkan diri setelah berkendara

Disarankan setelah berkendara, pengendara langsung membersihkan diri atau mandi saat sampai di rumah tanpa menyentuh barang apapun.

15. Istirahat yang cukup

Akibat berkendara itu sangat melelahkan disarankan untuk beristirahat dengan cukup. Jangan sampai berkendara dalam keadaan lelah.



Simak Video "Bantu Kurangi Polusi, Grab Luncurkan Kendaraan Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com