Jumat, 11 Mei 2018 11:18 WIB

Tips Berkendara di Sekitar Gunung Merapi yang Sedang Erupsi

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Merapi mengeluarkan asap pagi ini. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom Merapi mengeluarkan asap pagi ini. Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Jakarta - Gunung Merapi meletus tadi pagi. Hujan abu vulkanik terjadi di beberapa wilayah. Untuk itu, pengendara diharapkan tetap waspada saat terjadi hujan abu vulkanik jika terpaksa harus tetap berkendara.

Instruktur Safety Riding di Rifat Drive Labs, Andry Berlianto, membagikan beberapa tips agar tetap aman berkendara saat terjadi bencana gunung meletus. Yang pertama, sebelum berkendara pengendara disarankan untuk tetap mencari tahu kondisi gunung berapi.

"Bisa pantau medsos atau info lain terkait radius bahaya dan kondisi jalan di sekitar," kata Andry kepada detikOto, Jumat (11/5/2018).



Tetap gunakan perlengkapan berkendara seperti helm, sarung tangan, jaket, celana panjang, dan sepatu. Berhubung ada debu vulkanik, pemotor disarankan untuk mengenakan masker yang dapat mengurangi efek debu masuk.

"Perlambat kecepatan (kecepatan rendah saja) karena roda tidak bersahabat dengan debu karena ada potensi slip," sebut Andry.

Untuk pemotor, disarankan agar menjaga kecepatan dan stabilitas kendaraan dengan posisi berkendara yang sempurna. Tetap nyalakan lampu utama untuk visibilitas lebih baik.



"Kedipkan lampu jika perlu dan awasi pandangan dari segala sisi," kata Andry.

Jika sudah padat dengan debu dan jarak pandang berkurang, pengendara disarankan untuk membunyikan klakson sesekali untuk komunikasi dengan pengguna jalan lain. Kalau kondisi makin memburuk, cari tempat berlindung yang aman dan tidak berkendara dalam situasi yang berbahaya.

"Stay safe!" tutup Andry. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed