Untuk tarifnya, Ducati Indonesia memberikan perkiraan kasarnya.
"Servisnya itu standarnya 1,8 jam sampai 3,3 jam. Jadi misalkan 1,8 jam itu dikalikan rate harga di indonesia Rp 550 ribu," ujar Workshop Manager Ducati Indonesia, Rahadi Wibowo kepada wartawan, di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi Ducati kan berkembang nih mas, mesinnya kan berkembang, jadi kita enggak seragam. Kayak mesin dual valve yang punya Scrambler atau yang lama itu di 12.000 km untuk service kedua, Scrambler di 10.000km, terus di Scrambler yang 400 super quadro mesin Panigale di 12.000, tapi mesin XDiavel sama yang baru-baru itu udah di 15.000 jadi makin kesini makin mudah dan panjang intervalnya," tutur Rahadi.
Untuk biayanya sendiri jika di total dari interval perawatannya di mulai dari Rp 760 ribu sampai Rp 1.140.000 untuk di 1.000 km. Dan Rp 760 ribu sampai Rp 1,8 juta untuk ongkos jasanya dan Rp 760 ribu sampai Rp 3 juta untuk pergantian spare part di 12.000 km.
"Jadi kalau di 1.000 bayar spare partnya antara Rp 760 ribu sampai Rp 1.140.000 untuk filter oli dan oli free ongkos jasa. Kalau di 12.000 itu jasanya sekitar 770 ribu sampai 1.8 juta, untuk spare partnya dari 760.000 sampai kalau ganti busi bisa Ro 3 juta. Karena busi 1 nya itu sekitar Rp 600 ribu, motor kan ada yang businya 2 sampai 4," ungkap Rahadi.
Selain itu Rahadi juga menjelaskan untuk perawatan rutin biasa tidak dikenakan biaya lebih walaupun pengerjaannya melebihi standar waktu antara 1,8 jam sampai 3,3 jam tersebut.
"Meskipun standar 1,8 jam tapi ternyata kita ngerjainnya dua hari itu tetep 1,8 jam. Ini cuma untuk servis maintenance," tambahnya. (khi/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun