Solusi Jangka Pendek Turunkan Emisi, Pakai Cara Ini saat Nyetir

ADVERTISEMENT

Solusi Jangka Pendek Turunkan Emisi, Pakai Cara Ini saat Nyetir

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 03 Des 2022 09:13 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengumumkan penyesuaian tarif sejumlah ruas tol dalam kota Jakarta akan kembali diberlakukan.
Cara mudah bantu tekan emisi saat nyetir (Foto: Grandyos Zafna/detikcom).
Jakarta -

Indonesia menargetkan mencapai net zero emission pada 2060. Mulai saat ini, langkah konkret diterapkan, salah satunya di sektor transportasi.

Jika kamu belum menggunakan kendaraan elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan, ada cara mudah untuk membantu menekan emisi. Hal itu disampaikan oleh Agus Purwadi Peneliti Senior dari Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Yang paling sederhana adalah kita melakukan yang disebut eco driving style. Eco driving style terus terang memang banyak cara, paling tidak kita bisa mengurangi konsumsi BBM dan emisi rata-rata 10-15% kalau kita melakukan eco driving style," kata Agus dalam acara 'Seminar Nasional: 100 Tahun Industri Otomotif Indonesia, Strategi Transisi pengembangan Teknologi Elektrifikasi dan Manajemen Unit In Operation Menuju Net Zero Emission di Indonesia', Kamis (1/12/2022).

"Ini adalah cara yang bisa dilakukan untuk berkontribusi menurunkan (emisi dari) UIO (unit in operation)," ujarnya.

Dalam paparan yang disampaikan Agus, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan masyarakat untuk membantu mengurangi emisi. Jika harus pergi dengan mobil, lakukan dengan cara eco driving.

Caranya, pertahankan putaran mesin di putaran 2.500 rpm. Pindah gigi saat putaran mesin tidak lebih dari 2.500 rpm.

Selanjutnya, pertahankan kecepatan stabil pada gigi setinggi mungkin, lihat ke depan dan antisipasi arus lalu lintas. Hindari akselerasi atau pengereman mendadak.

Matikan mesin saat berhenti sebentar juga bisa membantu mengurangi emisi. Selanjutnya, singkirkan berat beban yang tidak perlu, hindari rak atap dan beban di atap. Optimalkan penggunaan AC dan defroster kaca belakang. Terakhir periksa tekanan ban secara teratur.

Adapun manfaat eco driving antara lain meningkatkan keselamatan di jalan, mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi CO2 rata-rata 10-15%, pengurangan biaya (secara individual, armada, ekonomi), lebih sedikit keausan, lebih sedikit biaya perawatan, lebih sedikit gangguan kebisingan, serta meningkatkan semua kenyamanan pada perjalanan yang sama.



Simak Video "Mobil Boros? 7 Hal Ini Mungkin Jadi Penyebabnya"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/dry)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT