Cara Aman Taklukkan Jalanan Naik-Turun

ADVERTISEMENT

Cara Aman Taklukkan Jalanan Naik-Turun

Tim detikOto - detikOto
Kamis, 29 Sep 2022 19:04 WIB
Jembatan Kelok 9
Ilustrasi Kelok 9 Foto: (Okta Marfianto/detikTravel)
Jakarta -

Banyak terjadinya kecelakaan pada medan atau jalanan naik turun membuat kita sebagai pengendara harus lebih waspada ya detikers. Sadar akan bahayanya jalanan naik turun atau berbukit, Daihatsu bersama 20 komunitas menggelar Auto Clinic di Daihatsu Astra Biz Center, Bandung, Jawa Barat, pada 25 September 2022 lalu.

Pada sesi sharing kali ini, Daihatsu bekerja sama dengan GT Radial mengambil tema keselamatan berkendara, khususnya di jalan berbukit (Hilly Road), sesuai dengan area Bandung yang memiliki kontur dan medan jalanan naik-turun.

Dalam rilis resmi yang diterima detikOto, acara ini dibuka oleh Kepala Cabang Astra Daihatsu Bandung, Iwan Panji Prabowo, serta dilanjutkan dengan sesi pelatihan in class serta praktek dalam berkendara seperti stop & go climbing ability challenge oleh Sony Susmana, sebagai Senior Instructure Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI).

Pada kesempatan ini tercatat ada beberapa hal yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan pada jalan berbukit (hilly Road). Sonny mengatakan Secara teknis, medan jalan yang menanjak-menurun memiliki potensi bahaya tersendiri yang dapat disebabkan oleh 2 faktor internal dan eksternal.

Penyebab kecelakaan pada jalanan naik dan menurun faktor internal disebabkan pengemudi (driver) tidak PeDe atau yakin, kurangnya kemampuan mengemudi, hingga kurang pahamnya kondisi medan jalan.

Selain itu, faktor eksternal juga mempengaruhi keselamatan berkendara, seperti kendaraan besar yang melaju di sekitar kita, kondisi permukaan jalan yang licin dan jalan rusak, hingga kondisi area pegunungan lebih sering hujan dan berkabut.

"Dalam menghadapi kedua faktor tersebut, tipsnya yang dapat diterapkan saat jalan menanjak-menurun, di antaranya dengan selalu mempertimbangkan ketinggian, panjang, dan Tabletop/ujung tanjakan-turunan," kata Sonny.

"Kenali kemampuan dalam berkendara, dan juga kemampuan kendaraan yang digunakan, selalu jaga jarak (jangan di belakang kendaraan besar saat menanjak dan jangan di depan kendaraan besar saat di turunan)," Sonny menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama Ben Faqih selaku Head People Development Department - Customer Satisfaction & Value Chain PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu komitmen Daihatsu kepada pelanggan setianya, khususnya Sahabat Klub.

"Edukasi merupakan salah satu visi kami bagi pelanggan setia atau komunitas Daihatsu. Misi kami adalah memberi pengetahuan tentang Safety Driving melalui Auto Clinic sebagai usaha kami dalam mewujudkan bagian dari pelopor keselamatan berlalu lintas. Semoga sharing ini dapat bermanfaat dan diterapkan kepada seluruh pengendara, baik oleh Sahabat Klub, maupun para pengemudi kendaraan agar beraktivitas jadi lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bersama keluarga dan Sahabat," ujarnya.



Simak Video "4 Hal yang Sering Jadi Biang Keladi Arus Listrik Mobil Tak Stabil!"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT