ADVERTISEMENT

Kenapa Tarikan Mesin Berat saat AC Mobil Nyala?

Tim detikcom - detikOto
Rabu, 18 Mei 2022 17:53 WIB
AC mobil SsangYong
Ilustrasi knob AC mobil. Begini penjelasan kenapa mesin terasa berat saat ac menyala (Foto: SsangYong)
Jakarta -

Tarikan mobil terasa lebih berat saat menghidupkan Air Conditioner (AC). Jangan khawatir, sebab hal ini wajar terjadi pada mobil, tak melulu terjadi suatu masalah. Tapi ada syaratnya, simak yuk!

"Saat AC mobil nyala maka otomatis kompressor AC bekerja. Dan bekerjanya kompresor AC karena terhubung melalui belt dengan putaran mesin sehingga terasa berat dibanding AC tidak hidup," ujar Excecutive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi saat dihubungi detikcom, Rabu (18/5/2022).

Lebih lanjut dalam laman Auto2000, dijelaskan kompresor digerakkan mesin dengan kopling magnet yang menghubungkan putaran mesin agar menyala dan mati, serta terhubung dengan pulley. Ketika mesin mobil bekerja, pulley berputar karena terhubung dengan mesin melalui belt.

"Sebenarnya faktor yang normal, di mana ketika ada beban maka akan terasa berat bila dibandingkan tanpa beban," tambah dia.

Bambang mengatakan tarikan yang lebih berat alias tidak normal memang bisa menjadi masalah. Bisa dideteksi melalui pemilik mobil lewat karakter akselerasi dan kebiasaan mengemudi yang berbeda dari biasanya.

"Kalau pengukurannya bisa melalui feeling, apakah berat biasa atau berat yang biasa. Bisa juga diset temperaturnya kecil sehingga kompresor tidak on off," jelas Bambang.

Jadi, tarikan mobil yang terasa lebih berat alias berbeda dari biasanya juga keterkaitan dengan mesin. Selain terdapat masalah pada kompresor itu sendiri.

"Kalau (tarikan mesin saat AC hidup) berat yang tidak biasa bisa karena kompresor macet. Kedua, mesin yang problem, bisa jadi karena bahan bakar, pengapian tidak tepat, atau kompresi yang bocor, sehingga tenaga mesin berkurang," jelas Bambang.

Selain penyebab yang disebutkan di atas, ada penyebab tarikan mobil terasa lebih berat saat AC hidup, seperti disandur dari laman Auto2000.

1. Setelan RPM

Setelan Revolutions per Minute (RPM) punya pengaruh dan kinerja mesin baik mobil injeksi maupun karburator. Mobil yang menggunakan sistem injeksi, RPM biasanya disetel otomatis oleh ECU (electronic control unit). Namun, pada mobil sistem karburator, penyetelan dilakukan manual. Umumnya, RPM saat mobil dalam kondisi diam dan AC mati adalah 800 rpm. Sedangkan jika AC dihidupkan, maka akan meningkat menjadi 900-1000 rpm. Jika RPM ini adalah masalah yang menyebabkan meisn berat saat AC menyala mintalah pada teknisi bengkel kepercayaan anda.

2. Kompresor kebesaran

Kompresor yang terlalu besar ternyata dapat juga menyebabkan kinerja mesin mobil menurun, terutama saat AC dihidupkan. Kompresor bawaan biasanya tak menghadirkan masalah ini, Hal ini bisa terjadi jika Anda melakukan upgrade kompresor.

Bisa jadi kompresor baru anda yang lebih besar memiliki spesifikasi yang kurang cocok dengan mesin mobil. Jika tetap dipaksakan, maka tarikan mesin pun akan terasa berat saat AC dihidupkan. Agar Anda terhindar dari masalah semacam ini, hindari melakukan upgrade kompresor dengan komponen yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin dan melebihi standar pabrikan mobil.

3. Sirkulasi terhambat

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kompresor yang macet juga bisa disebabkan karena sirkulasi udara yang tehambat.

Sirkulasi udara yang kotor mulai dari komponen, saluran AC, kondensor, dan evaporator juga menjadi penyebab masalah beratnya mesin. Kinerja AC jelas sekali akan terganggu karena saluran yang kotor ini.

Akibatnya AC jadi bekerja lebih berat untuk menghasilkan udara dingin sesuai perintah. Solusinya agar mesin tidak berat karena masalah ini pastilah membersihkan AC mobil Anda.

4. Filter Kotor

Filter udara mobil kalau kotor akan membuat aliran udara menuju ruang pembakaran terhambat. Cara mengatasinya tidak sulit, cukup bersihkan filter udara dari kotoran yang menghambat aliran udara. Jika dirasa terlalu kotor, gantilah dengan filter udara baru yang sesuai.

5. Penggantian Oli Tidak Teratur

Oli memang hampir tak dapat dipisahkan dari kinerja mesin. Tidak mengganti oli secara berkala ternyata juga bisa membuat mesin mobil berat saat AC hidup. Jenis oli mobil yang sudah terlalu lama digunakan akan membuat komponen mesin mobil menjadi lebih cepat panas. Oleh karenanya, gantilah oli mobil Anda secara berkala dan tentunya menggunakan oli yang sesuai.



Simak Video "Kenapa Tarikan Mesin Berat saat AC Mobil Nyala?"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT